Breaking News:

Kasus Rudapaksa Anak Kandung

Surat Pemanggilan Sudah Dilayangkan, Kejari Aceh Besar Segera Eksekusi Pelaku Rudapaksa Anak Kandung

Menurut dia, terdakwa sudah diketahui keberadaannya, karena terdakwa selama ini dalam pengawasan tim intelijen Kejari Aceh Besar....

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Eddy Fitriadi
For Serambinews.com
Kajari Aceh Besar, Rajendra D Wiritanaya SH. 

Laporan Asnawi Luwi |Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, KOTA JANTHO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar segera melakukan eksekusi terhadap terdakwa MA Bin J, pelaku rudapaksa anak kandung di kawasan Lhoknga, Aceh Besar.

"Kita akan segera eksekusi terdakwa MA pemerkosa anak. Kita sudah layangkan surat pemanggilan pertama," ujar Kepala Kejari Aceh Besar, Rajendra D Wiritanaya SH didampingi Kasi Pidum, Wahyu Ibrahim SH MH, kepada Serambinews.com, Rabu (23/6/2021).

Kata Kajari Aceh Besar, surat panggilan telah dilayangkan kepada yang bersangkutan.

Apabila terdakwa MA Bin J tidak memenuhi panggilan kejaksaan, maka petugas akan menjemput yang bersangkutan.

Menurut dia, terdakwa sudah diketahui keberadaannya, karena terdakwa selama ini dalam pengawasan tim intelijen Kejari Aceh Besar.

Apabila yang bersangkutan menghilang atau berupaya melarikan diri, maka pihaknya akan melakukan tracing.

"Secepatnya kita eksekusi terdakwa MA untuk dipenjara selama 200 bulan atau 16,6 tahun penjara," ujar Kasi Pidum Kejari Aceh Besar, Wahyu Ibrahim.

Seperti diketahui, Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia mengabulkan kasasi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Shidqi Nur Salsa SH dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar dalam kasus divonis bebasnya seorang ayah di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, yang merudapaksa anak kandungnya.

Amar putusan itu dikeluarkan MA pada 10 Juni 2021. Namun, relaas pemberitahuan isi putusan kasasi itu baru pada hari Senin, 21 Juni 2021, disampaikan secara resmi oleh Adli, juru sita pada Mahkamah Syar'iyah Jantho, kepada Jaksa Shidqi Nur Salsa SH.

Dalam pengantar surat itu Adli menyebutkan bahwa ia menyampaikan relaas putusan MA tersebut kepada jaksa pemohon kasasi atas perintah ketua majelis hakim MS Jantho yang mengadili perkara tersebut.

Fotokopi relaas tersebut dikirim Jaksa Muhadir SH dari Kejari Aceh Besar kepada Serambinews.com di Banda Aceh, Selasa (22/6/2021) petang.

"Awak media perlu tahu putusan MA terhadap perkara yang menarik perhatian publik ini," kata Muhadir.

Sebagaimana ramai diberitakan tiga bulan lalu bahwa majelis hakim MS Jantho memutus bebas MA bin J, pria yang didakwa merudapaksa putri sulungnya berkali-kali di rumah mereka.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved