Breaking News:

Wakil Walikota Langsa Salurkan Bantuan Masa Panik Kepada Korban Rumah Terbakar

Wakil Wali Kota Langsa, Dr. H. Marzuki Hamid, MM, Selasa (22/6/2021) turun langsung menyalurkan bantuan masa panik korban kebakaran

Editor: bakri
Foto: Humas Pemko Langsa
Wakil Wali Kota, H Marzuki Hamid, saat menyerahkan bantuan kepada Syahrul, korban rumah terbakar. 

LANGSA -- Wakil Wali Kota Langsa, Dr. H. Marzuki Hamid, MM, Selasa (22/6/2021) turun langsung menyalurkan bantuan masa panik korban kebakaran di Gampong Lhoek Banie. Wakil Wali Kota juga didampingi Camat Langsa Barat, Hady Wijaya, S.STP. MSP, Kalak BPBD, Nursal Syahputra, SSTP, MSP, Kepala Baitul Mal, Tgk Alamsyah Abubakardin, dan perangkat gampong setempat.

Marzuki Hamid menyerahkan bantuan uang tunai Rp 10 juta dari Baitul Mal Langsa dan bahan sandang pangan Dibutuhkan sementara kepada korban yang berstatus ASN ini. Marzuki Hamid, meminta kepada korban agar tabah dan bersabar atas musibah kebakaran yang menimpanya ini, semua ini adalah ujian dan cobaan dari Allah SWT.

Bantuan dandang pangan termasuk uang tunai Rp 10 juta yang diberikan Pemko Langsa ini, semoga bisa meringankan beban dan bermanfaat bagi Syahrul. Wakil Wali Kota juga berharap solidaritas para ASN di jajaran Pemko Langsa untuk membantu sesama ASN yang tertimpa musibah ini. “Mari kita membantu seikhlas dan semampu yang bisa kita berikan baik tenaga mauoun materi untuk meringankan beban saudara kita Syahrul,” tutup Marzuki Hamid.

Seperti diketahui, satu unit rumah milik Syahrul (54) PNS warga Gampong Lhok Banie, Kecamatan Langsa Barat, Selasa (22/6/2021) dini hari hangus dilalap sijago merah. Tidak ada korban jiwa dalam musibah, namun akibat kebakaran ini kurugian dialami korban ditaksir ratusan juta rupiah. Korban Syahrul, menceritakan, saat kejadian dirinya dan keluarga sudah terlelap tidur dan sekitar pukul 03.00 WIB terbangun dan melihat di bagian plafon dalam rumah sudah ada api.

Melihat api yang kian membesar diduga akibat konsleting listrik, pemilik rumah langsung membangunkan anak dan istrinya keluar dari dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Korban tidak bisa berbuat banyak saat api menghanguskan kontruksi rumahnya yang terbuat dari beton ini, termasuk semua harta benda milik mereka yang ada di dalamnya.

“Saat api sudah membesar kami hanya bisa menyelamatkan diri saja, semua harta benda di dalam rumah hangus terbakar,” sebutnya. Sekitar 30 menit kemudian, tambah korban, mobil kebakaran tiba ke lokasi melakukan pemadaman setelah sebelumnya kejadian ini dilaporkan oleh warga sekitar.

Petugas damkar BPBD kewalahan memadamkan api, karena api sudah menguasai hampir seluruh kontruksi rumah terutama bagian atas rumah warga Gampong Lhoek Banie ini. Sekitar 1 jam kemudian api baru bisa dipadamkan petugas, namun kontruksi rumah milik Syahrul PNS Pemko Langsa ini rusak total terbakar termasuk harta benda milik korban juga sudah ludes semuanya. (*/zb)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved