Breaking News:

Nova Masih Positif Covid-19, Tim Medis Rekom Tetap Isolasi Mandiri

Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT, hingga saat ini masih positif Covid-19. Karena itu, tim medis merekomendasikan agar Gubernur tetap

Editor: bakri
FOTO HUMAS PEMERINTAH ACEH
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, didampingi dokter ahli, Kadis Kesehatan Aceh, Direktur RSUZA, Kepala Biro Humas dan Protokol (Humpro) Setda Aceh, dan sejumlah pejabat lainnya memberi keterangan terkait kesehatan Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT, dalam konferensi pers di Media Center Humpro Setda Aceh, Kamis (24/6/2021). 

BANDA ACEH - Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT, hingga saat ini masih positif Covid-19. Karena itu, tim medis merekomendasikan agar Gubernur tetap menjalani isolasi mandiri sampai hasil uji swab menunjukkan negatif. Hal tersebut dilakukan sesuai protokol kesehatan (protkes) Covid-19 yang berlaku baik secara global maupun di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, dalam konferensi pers bersama Tim Medis RICU dan Pinere Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh di Media Center Humas dan Protokol (Humpro) Setda Aceh, Kamis (24/6/2021). “Pak Gubernur masih terkonfirmasi positif Covid-19. Karena itu, tim medis merekomendasikan agar beliau tetap menjalani isolasi mandiri sampai hasil uji swab menunjukkan negatif,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Saifullah didampingi tim medis yang merawat Gubernur Nova sejak terkonfirmasi Covid-19 pada 30 Mei 2021 lalu yakni dokter spesialis paru dr T Zulfikar SpP (K) FISR dan dokter spesialis penyakit dalam, dr M Fuad SpPD FINASIM. Turut hadir, Direktur RSUZA, dr Isra Firmansyah SpA, Kadis Kesehatan Aceh, dr Hanif, Staf Khusus Gubernur Aceh, Wiratmadinata, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto SSTP MM, perwakilan Biro Hukum Setda Aceh, serta Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA.

Menurut Saifullah, Gubernur terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab PCR pada 31 Mei 2021, dan kemudian langsung melakukan isolasi mandiri sesuai protkes penanganan Covid-19.

Selang empat hari atau  4 Juni 2021, sebutnya, Gubernur Nova kembali menjalani pemeriksaan dan hasilnya masih positif Covid-19. Karena itu, Gubernur meneruskan isolasi mandiri sesuai dengan rekomendasi tim medis yang menangani perawatannya.

"Hasil swab berikutnya pada 14 Juni 2021, Pak Gubernur juga masih terdeteksi materi genetik virus Corona," ujar Saifullah Abdulgani  dalam siaran pers yang dikirim Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto SSTP MM, kepada Serambi, kemarin. Selanjutnya, pada 21 Juni 2021, tim medis kembali melakukan uji swab terhadap Gubernur dan hasilnya masih tetap positif Covid-19.

Kondisi positif berlanjut bagi pasien Covid-19, kata Saifullah, bukanlah fenomena baru. “Ada banyak evidece-nya di dalam dan luar negeri,” kata pria yang akrab disapa SAG, ini. Karena itu, lanjutnya,  tim medis RICU dan Pinere RSUZA tetap menganjurkan Gubernur Nova Iriansyah untuk melanjutkan isolasi mandiri guna percepatan pemulihan kesehatannya.

Sementara itu, dr T Zulfikar SpP (K) FISR yang menangani perawatan Gubernur Nova menjelaskan, kondisi Gubernur saat pertama kali diketahui positif Covid-19 tidak menunjukkan gejala. Namun, sebutnya, dua hari kemudian Gubernur mulai memiliki gejala ringan seperti batuk, pegal-pegal, dan hilang penciuman. "Jadi, kriteria pertama yang kita anggap sebagai tanpa gejala, kemudian tim medis kita menyampaikan bahwa ini dengan gejala ringan," ujar Zulfikar.

Saat itu, tambah T Zulfikar, Gubernur dianjurkan melakukan isolasi mandiri dan meningkatkan kesehatan agar gejala ringan yang dialaminya berangsur hilang. "Sekarang, meskipun masih terkonfirmasi positif, Alhamdulillah gejala batuk ringan sudah tidak ada lagi dan penciuman juga sudah normal," ungkapnya.

Berdasarkan kondisi terkini yang masih terkonfirmasi positif Covid-19, sambung Saifullah, maka tim medis merekomendasikan Gubernur Nova untuk tetap menjalani isolasi mandiri sampai hasil uji swab menunjukkan negatif. Hal itu dilakukan sesuai protkes Covid-19 yang berlaku baik secara global maupun di Indonesia.

Untuk diketahui, adalah hal wajar jika seseorang masih dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil uji swab meski telah menjalani isolasi selama dua pekan, sebagaimana pada kasus Gubernur Nova. Hal yang sama juga pernah dialami Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang terpapar Covid-19 pada Desember tahun lalu. Hasil swab Gubernur Anies masih terkonfirmasi positif Covid-19 meski sudah menjalani isolasi mandiri selama tiga pekan.

Masih berpeluang terpapar dr M Fuad SpPD FINASIM yang juga anggota tim medis perawatan Gubernur Nova menambahkan, manfaat pemberian vaksin sebagai salah satu strategi pengendalian pandemi. Namun, menurut dr Fuad, setiap orang yang sudah divaksin juga masih berpeluang untuk tertular atau terpapar virus tersebut.

Ia mengungkapkan, vaksin sesungguhnya tidak secara instan mencegah terjadinya penularan Covid-19.  "Namun, jika sudah divaksin, potensi seseorang untuk bergejala atau jatuh sakit dengan kondisi parah ketika tertular Covid-19 dapat dikurangi," timpal dr M Fuad.

Berjalan normal

Dalam konferensi pers itu juga disampaikan, kondisi Gubernur yang terpapar Covid-19 tidak berpengaruh terhadap jalannya roda pemerintahan di jajaran Pemerintah Aceh. Sejak menjalani isolasi mandiri pada 31 Mei 2021, Gubernur tetap memimpin jalannya roda pemerintahan. Gubernur tetap menggelar dan memimpin sejumlah rapat dengan para Kepala SKPA melalui daring dan berkoordinasi melalui telepon. (jal)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved