Breaking News:

Jurnalisme Warga

Penerbitan Sertifikat Tanah, Kenapa Lama?

Pendaftaran tanah pertama kali adalah kegiatan pendaftaran tanah yang dilakukan terhadap objek pendaftaran tanah yang didaftarkan

Editor: bakri
Penerbitan Sertifikat Tanah, Kenapa Lama?
FOR SERAMBINEWS.COM
SITI RAHMAH, S.H., M.Kn., Notaris/PPAT dan Agen Perubahan BPN Aceh Besar, melaporkan dari Aceh Besar

OLEH SITI RAHMAH, S.H., M.Kn., Notaris/PPAT dan Agen Perubahan BPN Aceh Besar, melaporkan dari Aceh Besar

Banyak pertanyaan yang muncul ketika kita akan membuat sertifikat tanah, kenapa lama sekali? Tanahnya tanah kita, hanya daftar saja kok lama sekali?

Pendaftaran tanah pertama kali adalah kegiatan pendaftaran tanah yang dilakukan terhadap objek pendaftaran tanah yang didaftarkan berdasarkan Pasal 19 ayat (2) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria atau sering disebut dengan UUPA.

Tahapan ini meliputi: pengukuran, perpetaan dan pembukuan tanah, pendaftaran dan peralihan hak atas tanah, serta pemberian tanda bukti hak sebagai alat pembuktian yang kuat. 

Untuk proses pendaftaran pertama kali terhadap tanah bekas milik adat ada dua kategori, yaitu konversi dan penegasan. Konversi memiliki surat lengkap tidak terputus. Untuk penegasan suratnya terputus atau tidak lengkap. “Contoh, si A tidak punya surat asal-usul tanah kecuali sporadik, hal ini dibuktikan dengan penguasaan fisik di lapangan. Ada tanaman tua atau sumur tua, diakui oleh masyarakat setempat,” ujar Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh Besar, Bapak Agusman, A.Ptnh, Rabu  (23/6/2021) siang saat berbincang dengan saya.

Pendaftaran tanah pertama kali adalah kegiatan untuk pembuatan sertifikat tanah yang belum terdaftar atau belum mempunyai sertifikat. Si pemohon mengajukan permohonan pembuatan sertifikat ke kantor pertanahan dengan melengkapi persyaratan sesuai dengan Peraturan Kepala BPN Nomor 1 Tahun 2010 tentang Standar Pelayanan dan Pengaturan Pertanahan.

Pertama, pemohon mengisi formulir yang disediakan untuk ditandatangani oleh pemohon atau yang dikuasakan. Formulir ini memuat tentang identitas diri, letak, dan luas tanah, pernyataan tanah tidak bersengketa dan pernyataan penguasaan fisik, surat pernyataan kelebihan luas dan pernyataan tidak pernah dibuatkan sertifikat.

Syarat untuk pendaftaran tanah pertama kali adalah:

1. pemohon mengisi formulir permohonan yang sudah diisi dan ditandatangani oleh pemohon;

2. formulir permohonan memuat tentang identitas diri, luas letak, dan penggunaan tanah yang dimohonkan, pernyataan tanah tidak bersengketa, dan pernyataan tanah dikuasai secara fisik;

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved