Kamis, 21 Mei 2026

Dua Kepala SKPK Positif Covid-19, Kasus Harian Terbanyak Selama Pandemi

Paparan Covid-19 terus menyasar kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) di jajaran Pemkab Nagan Raya

Tayang:
Editor: bakri
Serambinews.com
Kadis Kesehatan Nagan Raya, H Said Azman 

SUKA MAKMUE - Paparan Covid-19 terus menyasar kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) di jajaran Pemkab Nagan Raya. Jika sebelumnya yang terkonfirmasi positif Kepala Dinas PUPR setempat, Tamarlan, kini bertambah dua orang lagi Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK). Dua orang yang positif itu yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMG-P4) Rahmattullah SSTP dan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Ali Munir SE. Selain itu, Sekretaris Bappeda, Efli Yanto, juga terinfeksi Corona.

Seperti dilaporkan Dinas Kesehatan setempat pada Jumat (25/6/2021), total semua yang positif mencapai 28 orang ASN/THL dan 1 orang pasien non-ASN yang sedang dirawat.

Adanya pejabat positif terpapar Corona setelah hasil swab terhadap 60 orang di Bappeda pada Senin lalu diumumkan. Sementara Kepala Bappeda T Kamaruddin hasilnya negatif. "Ada dua kepala dinas yang positif berdasarkan hasil uji swab yang baru keluar," kata Kadis Kesehatan Nagan Raya, H Said Azman kepada Serambi, Jumat kemarin.

Menurut Said, ASN dan THL yang terpapar Corona tersebut merupakan orang tanpa gejala (OTG). Sejak diketahui positif semua yang terkonfirmasi itu kini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Kadis Kesehatan Nagan Raya menambahkan, sebanyak 29 orang dinyatakan positif Covid-19  setelah keluar hasil uji swab pada Jumat siang. Ini merupakan jumlah kasus tertinggi di Nagan Raya. Dari 29 orang yang positif,  dengan rincian sebanyak 28 orang ASN/THL Pemkab yang menjalani swab di Bappeda pada Senin lalu. Sedangkan satu lagi pasien yang dirawat di RSUD Sultan Iskandar Muda.

Menurut Said, dengan penambahan sebanyak 29 orang, maka  jumlah positif kasus sudah mencapai 335 orang. Dari jumlah itu, 29 orang meninggal dunia, sekitar 60 orang dirawat/isolasi mandiri, dan  sisanya sudah sembuh.

Kadis Kesehatan Nagan Raya, Said Azman menyatakan, meningkatnya kasus paparan Corona di masyarakat karena protokol kesehatan yang mulai diabaikan. Karena itu, semua pihak termasuk ASN/THL diminta meningkatkan protkes, sehingga paparan Covid-19 tidak bertambah. Langkah lain dengan menyukseskan vaksinasi, sehingga kalau pun terpapar hanya mengalami gejala ringan atau OTG (orang tanpa gejala).

Kadiskes memberikan apresiasi kepada sejumlah Kadis yang atas keinginan sendiri melakukan uji swab, sehingga paparan Covid-19 tidak terus bertambah, apalagi pejabat dan ASN selalu berhubungan dengan masyarakat untuk memberikan pelayanan. "Mari terus kita waspada dengan mematuhi aturan pemerintah," kata Said.(riz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved