Breaking News:

PON Aceh 1 vs 1 PSMS Medan, Buang Peluang Menang

Tim Sepakbola PON Aceh membuang peluang menang saat bertemu klub Liga 2, PSMS Medan. Dalam uji coba di Stadion Harapan Bangsa

Editor: bakri
SERAMBI/HENDRI
Striker PON Aceh, Perda Rahman sukses mencetak gol ke gawang PSMS Medan yang dijaga Herlian Laksono. Laga uji coba kedua tim yang berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Jumat (25/6/2021) berakhir imbang 1-1. 

BANDA ACEH  - Tim Sepakbola PON Aceh membuang peluang menang saat bertemu klub Liga 2, PSMS Medan. Dalam uji coba di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, petang kemarin, Muhammad Rizky dkk harus puas bermain imbang 1-1.

Kemenangan di depan mata buyar di depan mata Ridha Umami cs. Betapa tidak, mereka memiliki tiga peluang emas bersih di depan gawang PSMS Medan. Buruknya penyelesaian akhir menyebabkan kesempatan tersebut terbuang sia-sia.

Sebenarnya, besutan Fakhri Husaini-Mukhlis Rasyid-Azhar-Amiruddin mengawali pertandingan dengan baik. Buktinya, di menit 28, anak-anak muda Tanah Rencong membuka kemenangan melalui sontekan striker asal Aceh Selatan, Perda Rahman.

Gol berawal dari umpan panjang Muhammad Fairusyi kepada Muhammad Rizky. Setelah menerima si kulit bundar, Rizky menerobos ke lini bawah PSMS Medan. Meski dikawal ketat pemain bawah PSMS, Rizky mampu menyodorkan umpan yang diakhiri sontekan Perda Rahman tanpa bisa diselamatkan kiper Herlian Laksono.

Gol itu bertahan hingga turun minum. Di 45 menit babak kedua, Asyari Lubis melakukan perubahan. Dia mulai memasukkan Anis Nabar, Ichsan Pratama, Rahmad Hidayat, dan I Gede Sukadana. Ternyata, keberadaan mereka mampu mengubah iraman permainan tim tamu.

Pada menit 56, PSMS Medan mampu menyamakan kedudukan melalui tandukan Rizky Shena. Gol ini berawal dari kecerdikan Rahmat Hidayat melepaskan umpan panjang ke depan gawang Zulazhar. Memanfaatkan postur tinggi, Rizky Shena menang duel di udara sehingga mampu melesatkan gol. Marka menjadi 1-1.

Kedudukan imbang membuat pertandingan semakin menarik. Khairil Anwar, Rizky Santika, Muharrir, dan Mursalin tak gentar menghadapi bintang Ayam Kinantan–julukan PSMS Medan–. Tak ayal, benturan keras kerap terjadi.

Akibatnya, wasit nasional asal Keutapang, Khalid Al-Makmun tanpa ampun menghukum dengan kartu kuning. Pun begitu, meski keras kedua tim tetap bermain untuk mengejar kemenangan. Sayangnya, Ghozali Siregar, Elly Nasoka, dan Saiful Ramadhan kesulitan masuk area PON Aceh.

Pada menit 70, kubu PON Aceh bersorak. Ya, umpan Perda Rahman mampu disundul keras oleh Jamaluddin. Beruntung, tandukan itu berhasil dimentahkan kiper PSMS, Abdul Rochim. Dan bola rebound itu langsung jatuh ke gelandang serang PON Aceh asal Pidie, Ridha Umami.

Berdiri dalam posisi bebas, Ridha Umami memilih untuk melepaskan tendangan voli keras. Hantaman itu membuat bola meluncur deras di atas gawang PSMS. Padahal, saat itu, Umami masih memiliki opsi untuk mengontrol si kulit bundar. Hilang sudah peluang melesatkan gol.

Empat menit kemudian, giliran Alvin untuk menjebol gawang PSMS Medan. Sayang sekali, meski sudah berhadapan dengan kiper Abdul Rochim, Alvin gagal mencocorkan si kulit bundar. Padahal, Alvin sudah berdiri bebas usai lepas dari pengawalan pemain PSMS. Akan tetapi, hentakan Alvin berhasil diblok secara sempurna oleh Abdul Rochim.

Peluang emas itu andil dari Ridha Umami setelah menerima umpan dari lapangan tengah. Hingga duel berakhir, kedudukan tetap 1-1. Bagi Muzakkir dkk, uji coba dengan PSMS Medan tentu saja menjadi evaluasi bagi tim pelatih. Karena, selama ini mereka hanya melawan klub lokal di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Striker Tim PON Aceh, Akhilul Wahdan memanfaatkan partai uji coba melawan PSMS Medan menjadi kesempatan untuk tampil kembali. Di mana sebelumnya anak muda asal Peureulak, Aceh Timur itu baru saja sembuh dari operasi.

Meski tiga pekan hanya sebatas berlatih ringan, ternyata pahlawan Aceh di Porwil 2019 itu mampu tampil apik. Bahkan, kemarin, pelatih Fakhri Husanini menduetkannya bersama Perda Rahman. 10 menit bermain di lapangan tentu saja sudah cukup untuk mengembalikan kepercayaan dari Akhilul Wahdan.

Tim PON Aceh mendapat dukungan dari Ketua Umum PSSI Aceh, Nazir Adam, Wakil Ketua DPRA, Safaruddin, tim pendamping cabang sepakbola, Edy Darma, dan pengurus KONI Aceh. Meski duel itu berlangsung secarar tertutup, namun penonton tetap datang untuk menyaksikan uji coba itu.(ran)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved