Breaking News:

RSUCM Batasi Pengunjung Pasien

Rumah Sakit Umum Cut Mutia (RSUCM) Aceh Utara yang berlokasi di Buket Rata, Lhokseumawe masih membatasi pengunjung pasien

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Humas RSU Cut Meutia Aceh Utara, Jalaluddin MKes 

LHOKSEUMAWE -  Rumah Sakit Umum Cut Mutia ( RSUCM) Aceh Utara yang berlokasi di Buket Rata, Lhokseumawe masih membatasi pengunjung pasien. Pembatasan itu dilakukan sehubungan kondisi masih pandemi Covid-19.

Humas RSUCM Aceh Utara, Jalaluddin kepada Serambi, Jumat (25/6/2021), menjelaskan, pembatasan jumlah pengunjung pasien mulai diberlakukan sejak November 2020, yakni saat kasus Covid mulai meningkat. "Sampai sekarang ini, pembatasan pengunjung pasien masih kita berlakukan," katanya.

Dijelaskan, aturan sekarang ini, untuk satu pasien hanya boleh dijaga oleh seorang keluarga. Sedangkan jam berkunjung dari mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB. Selanjutnya, pada malam hari mulai pukul 20.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB.

Sedangkan jumlah pengunjung, sebutnya, paling banyak dua orang untuk satu pasien. "Kita akui, kadang-kadang ada rombongan warga yang ingin berkunjung ke satu pasien. Sehingga, kita wajibkan bagi warga tersebut antri untuk masuk ke kamar pasien tersebut. Boleh masuk dua orang. Setelah dua orang tersebut keluar, baru boleh masuk dua orang lainnya," katanya.

Guna memastikan aturan ini, pihaknya terus mensiagakan Satpam di depan gedung utama. Sehingga, setiap ada pengujung maka Satpam terlebih dahulu menanyakan akan berkunjung ke pasien mana. Bila yang datang lebih dari dua orang, maka diarahkan untuk antre. "Di samping itu juga, petugas kita memastikan agar pengunjung mematuhi protokol kesehatan. Seperti pengunjung menggunakan masker dan hal lainnya," ujar Jalaluddin.

Disebutkan juga, khusus untuk anak-anak, yakni berumur di bawah 12 tahun tidak boleh berkunjung ke rumah sakit. "Untuk anak-anak tidak boleh berkunjung ke rumah sakit. Memang sudah aturannya, bukan karena adanya aturan pembatasan kunjungan ini," katanya.

Ditambahkan, pembatasan jam kunjung yang diberlakukan sekarang ini, adalah salah satu upaya pihaknya dalam menghindari kerumunan. "Kita pastikan kalau aturan pembatasan kunjungan akan terus diberlakukan selama kondisi pandemi Covid-19," pungkasnya.

Pada bagian lain, Jalaluddin menjelaskan, uji swab guna memastikan seseorang terpapar Covid-19 atau tidak sudah bisa dilakukan langsung di RSUCM sejak November 2020.  Uji swab yang ada di RSUCM Aceh Utara menggunakan metode PCM-PCR. 

Sehingga saat sampel untuk uji swab diambil dari pasien, membutuhkan waktu sekitar enam jam untuk mendapatkan hasil. Namun tes swab yang ada di RSUCM dikhususkan untuk pasien, tidak untuk umum.

Jalaluddin menyebutkan, dalam sebulan  terakhir, pihaknya tidak bisa melakaukan uji swab. Tapi, uji swab harus dilakukan di RS Kesrem Lhokseumawe dan Balitbangkes Aceh "Kita tidak bisa lakukan uji swab sehubungan cartridge sudah habis. Namun, sudah kita ajukan permohonan kembali ke Kementerian Kesehatan, tapi sampai sekarang belum tiba ke rumah sakit. Pun begitu, tidak ada kendala dalam memberi pelayanan,” demikian Jalaluddin.(bah)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved