Breaking News:

Stop Sebar Hoaks! Mari Gunakan Instagram Sesuai Amanat Alquran

Seharusnya, melalui IG masyarakat dapat mempererat silaturrahmi, mendapatkan penghasilan, bahkan berdakwah.

Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/Handover
Hilmadia Miranti (Alumnus Fakultas Tarbiyah UIN SU Medan, aktivis menulis pada kelas Karya Tulis Ilmiah Quran (KTIQ) Kabupaten Bener Meriah). 

Alquran mengatur tatakrama dalam berkomunikasi.

Baca juga: Otoritas Palestina Tangkap Aktivis, Tebar Kritikan Keras di Media Sosial

Baca juga: Terkait Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Buat SIM, Polda Aceh: Itu Hoaks

Baca juga: Beredar Pesan di Grup WA Guru, yang Sudah Divaksin Akan Mati, Benar atau Hoaks? Ini Faktanya

Komunikasi di Medsos Menurut Alquran

Dalam Islam, komunikasi harus dilakukan dengan menggunakan kata-kata yang baik, tidak saling menyakiti.

Penulis berusaha menginventarisir prinsip-prinsip komunikasi dalam Alquran dan kemudian menghubungkan dengan penggunaan media sosial Instagram.

1. Qawlan Ma’rufan

Kata qawlan ma’rufan diulang sebanyak 4 kali, salah satunya dalam Q.S An-Nisa ayat 8, yang artinya:

“Dan apabila sewaktu pembagian itu hadir kerabat, anak yatim dan orang miskin, maka berilah mereka dari harta itu (sekedarnya) dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang baik.”

Dalam kitab Tafsir Al-Munir (2013), qawlan ma’rufan merupakan perkataan yang baik dengan setiap orang terlebih kerabat, permintaan maaf dan penolakan yang baik, halus, sopan, dan tidak menyinggung perasaan.

2. Qawlan Layyinan

Kata ini hanya satu kali disebutkan dalam Alquran, yaitu dalam surat Thaha ayat 44, yang artinya:

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved