Warga Dibatasi Kunjungan ke RSUD Bireuen
RSUD dr Fauziah Bireuen membatasi kunjungan waktu dan jumlah terhadap pasien. Keputusan tersebut guna mengantisipasi penyebaran virus Corona
BIREUEN – RSUD dr Fauziah Bireuen membatasi kunjungan waktu dan jumlah terhadap pasien. Keputusan tersebut guna mengantisipasi penyebaran virus Corona. Sedangkan manajemen hanya membolehkan satu orang untuk menjaga pasien.
Hal tersebut disampaikan Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen, dr Amir Addani M Kes kepada Serambi, Sabtu (26/6/2021). Pembatasan kunjungan dilakukan selain menjaga protokol kesehatan, juga bagian dari mencegah penyebaran covid-19 bagi masyarakat.
Oleh sebab itu, sejak beberapa bulan lalu dilakukan pembatasan orang yang akan berkunjung melihat keluarga yang sedang dalam perawatan. “Berkunjung untuk melihat orang sakit dibolehkan, tapi silih berganti. Sementara yang menjaga pasien hanya dibenarkan satu orang saja,” ujarnya.
Disebutkan, manajemen rumah sakit sudah meminta anggota Satpam maupun perawat yang bertugas untuk menyampaikan hal itu. Di mana ada batasan yang diberlakukan agar tidak ada kerumunan di rumah sakit. Sehingga, tidak bertambahnya orang sakit. “Jangan sampai orang yang berkunjung ke rumah sakit, dan melihat orang sakit ketika pulang ke rumah malah jatuh sakit,” ujarnya.
Disebutkan, tenaga medis yang bertugas di berbagai ruangan dipastikan menjaga, dan merawat orang sakit sebagaimana mestinya. “Diharapkan siapa saja untuk dapat memahami adanya pembatasan untuk melihat, dan menjaga orang sakit mengingat kondisi sekarang masih pandemi Covid-19,” katanya.
Amir Addani menambahkan, pelayanan rumah sakit walaupun ada beberapa pasien yang dirawat di ruang Pinere tetap berjalan dengan baik. Setiap pasien yang masuk ke RSUD Bireuen dilakukan screening untuk memastikan kondisi kesehatan. Setelah dipastikan penyakit dan kondisi, maka pasien yang memerlukan rawat inap diarahkan ke ruang masing-masing.(yus)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dr-amir-addani-m-kes.jpg)