Breaking News:

Petugas Tertibkan Juru Parkir Liar

Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh bersama personel Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh menertibkan juru parkir (jukir) liar

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/MISRAN ASRI
Kadishub Kota Banda Aceh, Drs Muzakkir Tulot MSi 

BANDA ACEH - Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh bersama personel Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh menertibkan juru parkir (jukir) liar dalam razia di wilayah Kota Banda Aceh, Sabtu (26/6/2021). Ada tujuh jukir liar yang berhasil diamankan petugas.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh, Drs Muzakkir Tulot MSi, melalui Kepala Bidang Perparkiran, Mahdani SE menyebutkan, tujuh orang tersebut terjaring saat beraksi di sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Banda Aceh.

"Ada tujuh jukir liar yang ditegur dan dibina serta diminta untuk segera mengurus izin resmi ke Dishub Kota Banda Aceh," kata Mahdani kepada Serambi, Minggu (27/6/2021).

Kabid Perparkiran Dishub Kota Banda Aceh ini pun merincikan tujuh jukir liar yang ditertibkan itu. Masing-masing dua orang didapati berada di Jalan Teuku Umar dan satu di Jalan T Hasan Dek. Lalu satu orang di Jalan Chik Ditiro, dua orang di Jalan TP Nyak Makam, dan satu orang di Jalan Makam Pahlawan.

Mahdani menerangkan, jukir liar tersebut masih diberikan pembinaan, dan kesempatan itu diberikan agar mereka memiliki kesadaran untuk mendaftar sebagai jukir resmi di Dishub.

"Tapi, apabila ke depan masih didapati dan belum mengurus izin resmi sebagai jukir di Dishub Kota Banda Aceh, maka tidak tertutup kemungkinan akan diproses hukum," tegasnya.

Aktivitas jukir liar itu, jelas Mahdani, mengakibatkan kebocoran penerimaan PAD dari sektor retribusi parkir Kota Banda Aceh. "Jukir liar yang kedapatan telah didata dan dilakukan pembinaan serta peringatan dengan memberikan surat teguran untuk segera mengurus izin resmi sebagai juru parkir ke Kantor Dishub Kota Banda Aceh," sebut Mahdani.

Penertiban ini bertujuan meminimalisir aksi para jukir mencari keuntungan pribadi dan kelompok tertentu. Lalu, untuk menarik pungutan retribusi parkir sesuai Qanun Kota Banda Aceh Nomor 3 tahun 2021 tentang Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum dan Tempat Khusus Parkir.

Lebih lanjut, Kepala Bidang Perparkiran Dishub Banda Aceh, Mahdani SE menambahkan, penertiban selama ini masih dilakukan secara persuasif melalui surat teguran, penyitaan rompi lama, dan penyitaan KTP jukir liar. Para pelanggar wajib melapor ke Dishub Kota untuk mengurus izin resmi sebagai juru parkir di Kota Banda Aceh.

Selain jukir liar, petugas Dishub juga memberikan pembinaan pada jukir resmi yang ada tunggakan setoran retribusi parkir agar melunasinya. Kemudian mengajak para jukir agar memberikan pelayanan perparkiran dengan baik serta rapi, sehingga pengguna  parkir nyaman dalam memarkirkan kendaraannya dan tidak menimbulkan kemacetan di area parkir tersebut.(mir)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved