Breaking News:

Berita Banda Aceh

Bertemu Gaza Foundation, Wali Nanggroe Serukan Dukungan untuk Perjuangan Rakyat Palestina

Dari Gaza International Foundation, kata M Nasir, hadir langsung Syeikh Ahmad Taufiq Al-hajj asal Palestina yang juga Direktur Yayasan GIZ.

Editor: Imran Thayib
Dok Katibul Wali
Pengurus Gaza International Foundation (GIZ) foto bersama Wali Nanggroe, Tgk Malik Mahmud di Meuligoe Wali Nanggroe, Aceh Besar, Jumat (2/7/2021). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wali Nangggroe Aceh, Tgk Malik Al Haytar mengungkapkan dukungannya terhadap perjuangan rakyat Pelestina.

Bahkan, dirinya memiliki keinginan untuk suatu saat nanti dapat berkunjung langsung ke Palestina, guna melihat kondisi kaum muslimin yang saat ini terus diagresi oleh Israel.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kabag Humas dan Kerjasama Wali Nanggroe, M Nasir Syamaun.

Ialah sebagaimana hasil pertemuan antara Wali Nanggroe dengan Gaza International Foundation (GIZ), di Meuligoe Wali Nanggroe, Aceh Besar, Jumat (2/7/2021).

Dari Gaza International Foundation, kata M Nasir, hadir langsung Syeikh Ahmad Taufiq Al-hajj asal Palestina yang juga Direktur Yayasan GIZ.

Kemudian, Ustad Budiman Matsyah selaku Ketua Yayasan, serta Staf GIZ, Fathan Muhammad Razi, dan M Nurdin Fajri.

“Saya selaku Wali Nanggroe Aceh mendukung setiap langkah perjuangan yang tengah dilakukan rakyat Palestina saat ini,” kata Wali Nanggroe pada pertemuan tersebut.

Sementara itu, Syeikh Ahmad menyampaikan kondisi terkini Palestina.

Ia mengutarakan, permintaannya kepada Wali Nanggoe untuk mendukung program GIZ yang akan dan sedang dilaksanakan di Aceh saat ini.

Program tersebut antaralain Tahfidz Ala Gaza, wakaf sumur dari rakyat Aceh kepada warga Gaza, dan kurban rakyat Aceh untuk warga Palestina.

Secara rinci, Ustaz Budiman Matsyah menjelaskan, selain sebagai ajang silaturrahmi, kedatangan pihaknya kali ini menjumpai Wali Nanggroe juga untuk menyampaikan beberapa program yang sudah tersusun dalam sebuah proposal.

“Program Tahfidz Ala Gaza ini sudah berjalan di Aceh selama setahun lebih. Program ini mulai dari Banda Aceh dan beberapa kabupaten/kota lainnya di Aceh,” kata Ustadz Budiman.

Sebelumnya, kata Ustadz Budiman, pihaknya sudah pernah menyalurkan sumbangan warga warga Aceh dan Sumatera Utara berupa program iftar dan sumur bor.

Di Banda Aceh, GIZ beralamat di Jalan Kebun Raja, Ie Masen, Kota Banda.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved