Breaking News:

Salam

Polisi Humanis Sangat Mendukung Syariat Islam

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh, Irjen Pol Drs Wahyu Widada M Phil, awal pekan ini melantik serta mengambil sumpah 322 Siswa

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada melantik dan mengambil sumpah Bintara Polri dalam upacara penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Ajaran 2020/2021, Senin (28/6/2021) di lapangan Tribrata Sekolah Polisi Negara (SPN), Seulawah, Aceh Besar. 

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh, Irjen Pol Drs Wahyu Widada M Phil, awal pekan ini melantik serta  mengambil sumpah 322 Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Diktukba Polri tahun 2021. Dari 322 siswa itu, 15 di antaranya adalah para hafiz Alquran 30 Juz. Bagi Irjen Pol Wahyu Widada, ini sekaligus menjadi kado terindah kepada Polda Aceh, karena bertepatan dengan HUT ke-75 Bhayangkara yang jatuh pada Rabu (1/7/2021) kemarin.

Irjen Pol Wahyu Widada mengharapkan, lulusan bintara Polri tahun 2021 menjadi Bhayangkara Polri sejati yang selalu mengedepankan sikap humanis kepada masyarakat. Apalagi dengan adanya para huffaz, menjadi nilai tambah bagi Polda Aceh yang juga ikut mendukung pemberlakuan syariat Islam di Aceh.

Selain itu, lulusan bintara Polri harus menegakkan keadilan, istikamah, dan cerdas serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi setiap rintangan dalam mengabdi kepada ibu pertiwi," katanya.

Tentang menjadikan polisi humanis, adalah impian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kita masih ingat, seusai dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi pimpinan tertinggi Polri pada akhir Januari lalu, Jenderal Listyo langsung berbicara tentang prajurit Polri ke depan akan bersikap tegas dan humanis kepada masyarakat. "Bagaimana menampilkan Polri yang mampu memberikan pelayanan publik yang baik, bagaimana kita memberikan pelayanan secara transparan dan bagaimana kita mampu memberikan penegakan hukum secara berkeadlian," kata Listyo.

Dan, kita melihat, salah satu breakdown program Kapolri oleh Polda Aceh adalah melahirkan prajurit-prajurit Polri yang mampu menghafal Alquran hingga 30 juz. Kita sangat mengapresiasi langkah Kapolda Aceh yang sudah secara serius melahirkan prajurit-prajurit polisi pendakwah. Ini artinya, ke depan polisi akan sangat membantu upaya Pemerintah Aceh dalam penerapan Syariat Islam.

Di sisi lain, kita juga melihat, ke depannya polisi bekerja tidak terbatas dengan tugas-tugas penegakan hukum tapi juga memberi pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat secara lebih berkemanusiaan atau humanis. Kehadiran 15 hafid 30 juz yang sekaligus akan melayani masyarakat secara humanis, pastilah secara langsung akan menjadikan polisi dan masyarakat tidak lagi berjarak. Dengan membangun kedekatan emosional semacam ini, akan lebih mudah bagi aparat kepolisian untuk mengedukasi dan mempersuasi masyarakat agar bersikap dan berperilaku taat hukum dan norma-norma yang berlaku.

Hari ini dan ke depan, kita membutuhkan lebih banyak figur hafiz Alquran dari kalangan Polri. Semakin banyak sosok islami dan humanis yang dimiliki Polri maka tugas-tugas kepolisian juga akan semakin mudah ke depan. Kedekatan dengan masyarakat akan melahirkan dukungan masyarakat dalam bekerja. Dan tanpa dukungan masyarakat di lingkungannya, seorang anggota polisi tidak akan gampang meraih sukses. Dengan pendekatan humanis pula, kita harapkan agar citra polisi di mata publik terus baik dan semakin membaik.

Penegakan hukum merupakan salah satu upaya Polri demi terciptanya ketertiban dan keamanan di tengah kehidupan masyarakat. Dan, tentu saja masyarakat sejatinya adalah pihak yang harus menikmati profesionalisme kerja Polri. Lalu, pencapaian kepercayaan publik yang tinggi dapat diyakini merupakan suatu kepuasan segenap anggota Polri.

Harapan masyarakat akan kehidupan yang aman dan tenteram sepenuhnya bertumpu pada segenap anggota Polri. Sebaliknya, penegakan hukum yang tidak profesional berakibat pada keresahan hidup masyarakat dan rendahnya kepercayaan publik pada kinerja kepolisian.

Seraya mengucapkan selama “Selamat Hari Bhayangkara ke-75" kita berharap polisi terus memperbaiki kinerja, tentu saja dengan sikap tegas yang humanis. Dengan demikian, polisi akan semakin dekat dengan masyarakat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved