Breaking News:

Berita Aceh Utara

Hakim Perintahkan Barang Bukti Kasus Penyelundupan 60 Kg Sabu Dirampas untuk Negara, Ini Jenisnya

Perintah tersebut tertuang dalam putusan banding Nomor 208/PID/2021/PT BNA, pada 1 Juli 2021. 

Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
FOR SERAMBINEWS.COM
Tiga pria kasus sabu 60 kilogram dilimpahkan Polda Aceh ke Kejari Aceh Utara. 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Majelis Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Aceh Utara merampas barang bukti dari kasus penyelundupan sabu-sabu 60 kilogram untuk negara. 

Perintah tersebut tertuang dalam putusan banding Nomor 208/PID/2021/PT BNA, pada 1 Juli 2021. 

Dalam putusan itu, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh menganulir atau membatalkan hukuman mati untuk tiga terdakwa yang terlibat dalam kasus penyelundupan 60 kilogram sabu-sabu

Masing-masing adalah, Sayed Mahdar (24), warga Kecamatan Julok, Aceh Timur.

Kemudian, Juliadi (19) warga Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara.

Terdakwa ketiga, Mukhtar Mahdi alias Jenieb (38), warga Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara. 

Baca juga: Hakim PT Banda Aceh Batalkan Hukuman Mati untuk Tiga Terdakwa Kasus Penyelundupan Sabu 60 Kilogram 

Baca juga: Jaksa Minta Hakim Rampas Mobil Terdakwa Kasus Sabu 60 Kg Untuk Negara, Ini Jenisnya

Baca juga: Polisi Sita Sabu 60 Kg dan 2 Senpi, Dua Warga Peureulak Ditangkap

Dalam putusan itu, hakim juga memerintahkan agar barang bukti dalam kasus tersebut dirampas untuk negara. 

Informasi yang diperoleh Serambinews.com, Minggu (4/7/2021), dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Lhoksukon, ada tiga barang bukti yang dirampas untuk negara. 

Pertama, sepeda motor merek Honda CRF warna hitam-merah tanpa nopol.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved