Selasa, 9 Juni 2026

Internasional

Pelancong Arab Saudi Buru-buru Pulang, Sebelum Kerajaan Menutup Penerbangan

Para pelancong Arab Saudi di luar negeri buru-buru pulang, sebelum Kerajaan menutup kembali jalur penerbangan internasional.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Satu keluarga bersiap melakukan liburan musim panas ke luar negeri melalui Bandara Riyadh, Arab Saudi. 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Para pelancong Arab Saudi di luar negeri buru-buru pulang, sebelum Kerajaan menutup kembali jalur penerbangan internasional.

Terkait kebijakan itu, Saudia Airlines meningkatkan jumlah penumpang pada penerbangan masuk dari UEA dalam 24 jam ke depan.

Dilansir ArabNews, Minggu (4/7/2021), para pelancong berebut untuk kembali ke rumah sebelum pembatasan penerbangan.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi telah mengumumkan larangan perjalanan ke dan dari UEA, Vietnam dan Ethiopia.

Dengan alasan, terjadi peningkatan kasus Covid-19 dan penyebaran varian yang lebih parah.

Sehingga, memaksa banyak warga Arab Saudi dengan rencana perjalanan untuk membatalkan penerbangan mereka atau kembali lebih awal.

Baca juga: Arab Saudi Melarang Perjalanan ke UEA, Ethiopia, dan Vietnam, Khawatirkan Varian Baru Virus Corona

Siapapun yang memasuki Kerajaan setelah larangan mulai berlaku pada hari Minggu (4/7/2021) pukul 11 ​​malam harus dikarantina.

Di antara mereka yang terpengaruh oleh keputusan itu adalah Deena Al-Dakheel (25) dari Jeddah.

Dia berharap untuk bersatu kembali dengan tunangannya, Mohammed, setelah perjalanannya ke Mesir.

“Dia mengunjungi keluarga di Mesir, tetapi karena dia hanya penduduk di sini, dia tidak diizinkan masuk,” kata Al-Dakheel.

“Jadi kami mencoba membuatnya datang melalui UEA, tetapi kemudian keputusan ini keluar dan aku sangat kecewa," ungkapnya.

Baca juga: Menteri Kebudayaan Arab Saudi Undang Penerbit, Pameran Buku Internasional Riyadh Segera Digelar

Dia menambahkan: telah tinggal di sini sepanjang hidupnya, memiliki pekerjaan, komitmen, dan tanggung jawab lainnya.

"Kita perlu menemukan cara baginya untuk kembali, tetapi setiap rute lain tidak nyaman, sulit, dan mahal," tambahnya

"Saya hanya berharap kita bisa menemukan sesuatu segera,” harapnya.

Renad Sheraif (25) telah tinggal di Dubai selama hampir tiga tahun dan tidak melihat neneknya yang tinggal di Jeddah, lebih dari sembilan bulan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved