Video
VIDEO Warga Aceh di Malaysia Kritis, Permebam dan SUBA Galang Bantuan
Komunitas Aceh di Malaysia bahu membahu menggalang dana, dari pengusaha keturunan Aceh di Malaysia, maupun dari Aceh Indonesia.
SERAMBINEWS.COM, KUALA LUMPUR – Perpanjangan lockdown di Malaysia, menimbulkan dampak besar terhadap kehidupan masyarakat di negeri jiran itu.
Tak terkecuali dengan para perantau asal Aceh yang kini disebut menghadapi masa-masa tersulit alias dalam kondisi kritis.
Foto-foto dan video yang beredar di media sosial memperlihatkan keadaan warga Malaysia berada dalam situasi yang memprihatinkan.
Warga yang kesulitan mendapatkan makanan, dilanda frustasi, depresi, hingga ada yang memutuskan mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.
Mengantisipasi agar kondisi ini tidak terjadi di kalangan warga Aceh, komunitas Aceh di Malaysia, kembali menggalang dana untuk membantu sesama.
Seperti biasa, penggalangan dana bantuan kemanusiaan ini kembali dimotori oleh Presiden Persatuan Melayu Berketurunan Aceh Malaysia (Permebam) Datuk Mansyur Bin Usman, dan Ketua Sosialisasi Ummat Bansigom Aceh (SUBA) Bukhari Ibrahim.
Di bawah komando dua tokoh itu, komunitas Aceh di Malaysia bahu membahu menggalang dana, dari pengusaha keturunan Aceh di Malaysia, maupun dari Aceh Indonesia.
Dana yang terkumpul akan disalurkan dalam bentuk bantuan sembako kepada warga keturunan Aceh yang tidak bisa bergerak atau berkerja karena pembatasan yang diberlakukan oleh Kerajaan Malaysia.
Anggota Komunitas Aceh di Malaysia, Jafar Insya Reubee menyebutkan, hingga Senin (6/7/2021), dana yang sudah tersedia mencapai RM 23.300 atau sekira 80.874.475 serta dalam bentuk barang dengan nilai RM 10.000 atau sekira Rp 34.710.075.
Adapun paket yang akan disalurkan berupa bahan kebutuhan pokok dengan nilai per paket RM 54.00 atau sekira Rp 187.434.
Jafar Insya menyebutkan, sebagian besar dana ini adalah sumbangan dari H Subarni, pengusaha Aceh di Bireuen, serta sumbangan dari masyarakat Aceh di Malaysia.
Baca juga: 18 Tahun Merintis Usaha di Malaysia, Linda Pulang karena Wasiat Orangtua
Baca juga: Khawatir Jadi Sasaran Polisi, Warga di Kepong Malaysia Turunkan Bendera Putih di Depan Rumahnya