Breaking News:

Berita Banda Aceh

Mulai 6-21 Juli, Masuk Banda Aceh Wajib Punya Surat Antigen, PCR, atau Sertifikat Vaksin

Banda Aceh sebagai salah satu dari 43 kota di Indonesia yang masuk dalam kota level 4 dan harus memberlakukan pengetatan PPKM Mikro

Penulis: Subur Dani | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy. 

Laporan Subur Dani  | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pihak Polda Aceh mulai melakukan penyekatan wilayah Kota Banda Aceh.

Hal ini seiring ditetapkannya Banda Aceh sebagai salah satu dari 43 kota di Indonesia yang masuk dalam kota level 4 dan harus memberlakukan pengetatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro.

Bahkan, kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy, terhitung 6-21 Juli, masyarakat yang ingin masuk ke Kota Banda Aceh harus membawa dan menunjukkan surat antigen, surat negatif PCR, atau sertifikat vaksin.

Baca juga: Aceh Harus Waspada Hadapi Serbuan Covid-19 Varian Delta Asal India

Baca juga: Ini 43 Kabupaten/Kota di Luar Jawa Diperpanjang PPKM Mikro dan Diperketat, Berikut Aturannya

Perpanjangan PPKM Mikro Tahap XII mulai 6 Juli hingga 20 Juli 2021, yang berlaku di semua Provinsi di luar Jawa-Bali, dengan dilakukan pengetatan pada 43 Kabupaten/ Kota yang memiliki Level Asesmen 4 yang berada di 20 Provinsi
Perpanjangan PPKM Mikro Tahap XII mulai 6 Juli hingga 20 Juli 2021, yang berlaku di semua Provinsi di luar Jawa-Bali, dengan dilakukan pengetatan pada 43 Kabupaten/ Kota yang memiliki Level Asesmen 4 yang berada di 20 Provinsi ()

Untuk itu, tim satgas yang terdiri dari TNI, Polri, dan stake holder pemerintah kata Winardy, akan membuat pos penyekatan di tiga titik, yaitu di kawasan Lambaro, Leupeung, dan Pelabuhan Ulee Lheue.

Baca juga: Bupati Aceh Selatan Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Kejari

"Untuk mencegah mobilitas maka kita lakukan penyekatan itu di tiga titik, Lambaro, Leupueng, Ulee Lheue. 

Itu berlaku syarat, bagi yang mau masuk Kota Banda Aceh, kendaraan luar kota kita wajibkan bawa surat antigen, PCR negatif, atau sertifikat vaksin. Itu baru boleh lewat kalau nggak kita putar balik," kata Kombes Winardy kepada Serambinews.com, Rabu (7/7/2021).

Winardy menjelaskan, aturan tersebut mulai dilakukan sejak 6 hingga 21 Juli.

Baca juga: 3 Gejala Utama dan 6 Gejala Subtipe Virus Corona, Ini yang Harus Dilakukan Bila Terpapar Covid-19

Namun kata dia, karena instruksi Mendagri baru keluar dua hari lalu, sehingga aturan baru akan dilaksanakan secepat-cepatanya 8 Juli.

"Mulai 6-21 Juli, mungkin besok atau lusa sudah bisa dilaksanakan. Kita sedang siapkan infrastruktur, membuat posnya dulu," kata Winardy.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved