Senin, 27 April 2026

Olimpiade Tokyo 2020

Olimpiade Tokyo Terancam Gagal Akibat Pandemi, Jepang Pertimbangkan Perhelatan Tanpa Penonton

Otoritas kesehatan dan banyak ahli medis di Jepang telah lama mengingatkan risiko lonjakan kasus Covid-19 selama Olimpiade Tokyo....

Editor: Eddy Fitriadi
AFP/Philip FONG
Seorang calon penumpang yang memakai masker berdiri dekat poster maskot Olimpiade Tokyo 2020 di Miraitowa, Tokyo, Jepang, Senin (20/4/2020). Jepang bahkan sudah melayangkan proposal yang akan melarang keberadaan penonton dari semua acara di Olimpiade Tokyo yang direncanakan bulan Juli ini. 

SERAMBINEWS.COM - Virus Corona telah menginfeksi banyak masyarakat di seluruh dunia.

Tak terkecuali Jepang, pandemi masih terus berlangsung di negara tersebut dengan pasien yang terus bertambah.

Beban Negeri Sakura pun makin berat. Pasalnya, pada tahun ini Jepang menjadi tuan rumah olimpiade.  

Olimpiade Tokyo kini terancam gagal dihelat, seiiring kondisi memburuk yang dialami seluruh dunia.

Jepang bahkan sudah melayangkan proposal yang akan melarang keberadaan penonton dari semua acara di Olimpiade Tokyo yang direncanakan bulan ini.

Pejabat Jepang sedang berjuang untuk mengatasi kekhawatiran publik tentang penyebaran virus corona, sebagaimana diberitakan Surat kabar Mainichi, Rabu (7/7/2021).

Otoritas kesehatan dan banyak ahli medis di Jepang telah lama mengingatkan risiko lonjakan kasus Covid-19 selama Olimpiade Tokyo pada 23 Juli-8 Agustus mendatang.

Sejauh ini, kebijakan yang dikeluarkan oleh penyelenggara Olimpiade Tokyo terus berubah sesuai dengan anjuran para ahli. Dari melarang penonton luar negeri hingga membatasi penonton domestik menjadi 50% dari kapasitas stadion.

Belakangan, jumlahnya kembali berubah menjadi maksimal 10.000 penonton saja.

Dilansir dari Reuters, Shigeru Omi, penasihat kesehatan utama Pemerintah Jepang, mengatakan kepada komite kesehatan parlemen pada Rabu, penting untuk mengurangi sebanyak mungkin jumlah pejabat Olimpiade dan lainnya yang menghadiri acara juga pertandingan.

"Kami telah mengatakan, sebaiknya acara diadakan tanpa penonton. Juli hingga September adalah periode terpenting dalam upaya melawan virus corona," ungkapnya.

Langkah lain yang disiapkan penyelenggara Olimpiade Tokyo untuk mencegah penularan Covid-19 adalah melarang masyarakat untuk berkumpul dan menyaksikan maraton obor Olimpiade yang ikonik.

Pemerintah Metropolitan Tokyo juga telah memutuskan untuk memindahkan sebagian besar rute estafet obor Olimpiade, yang akan mencapai ibu kota Jepang pada Jumat (9/7/2021), dari jalan umum.

Juru bicara Pemerintah Jepang Katsunobu Kato menyampaikan, Perdana Menteri Yoshihide Suga mengatakan, mengadakan Olimpiade tanpa penonton adalah suatu kemungkinan.

Masalah penonton di acara Olimpiade lainnya akan diputuskan dalam pembicaraan lima arah pada Kamis (8/7/2021), yang akan dihadiri gubernur Tokyo dan Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach.

Pemerintah Jepang kemungkinan akan memperpanjang keadaan darurat di Tokyo dan tiga prefektur terdekat.(*)

Artikel ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul 'Jepang kembali pertimbangkan pelaksanaan Olimpiade Tokyo tanpa penonton'

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved