Breaking News:

Video

VIDEO 18 Tahun Merintis Usaha di Malaysia, Linda Pulang ke Aceh karena Wasiat Orangtua

Bersama adiknya, Muhammad Iqbal Husiani, wanita kelahiran tahun 1985 di Ulee Glee, Pidie Jaya, Aceh ini, mendirikan sebuah jasa penukaran uang.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Safriadi Syahbuddin

SERAMBINEWS.COM - Linda Wati Husaini (36) sejatinya adalah sosok wanita karir.

Di usianya yang masih sangat muda, Inda --begitu dia biasa disapa-- telah memiliki jaringan bisnis di negeri jiran Malaysia.

Bersama adiknya, Muhammad Iqbal Husiani, wanita kelahiran tahun 1985 di Ulee Glee, Pidie Jaya, Aceh ini, mendirikan sebuah perusahaan jasa penukaran dan pengiriman uang atau money changer dan money transfer agent.

‘Chimita Berlian’ Sdn Bhd, begitulah merek yang mereka tabalkan pada perusahaan itu.

“Chimita berasal dari bahasa Aceh, yakni coba cari,” ungkap Inda dalam perbincangan dengan Serambinews.com di Banda Aceh, awal Juli 2021.

“Memang banyak yang menyangka perusahaan ini milik orang India, karena namanya agak mirip-mirip dengan kata-kata India,” ujar Inda.

Perusahaan milik Inda yang berkongsi dengan adiknya ini beralamat di Segambut, Kuala Lumpur Malaysia.

Chimita Berlian bukanlah satu-satunya usaha Inda dan keluarganya.

Bersama abang dan adik-adiknya, Inda juga mewarisi beberapa kedai runcit (swalayan) peninggalan almarhum ayah mereka.

Namun, kehidupan mewah yang telah dinikmatinya di Malaysia tidak menjadikan dirinya lupa akan kampung halaman.

Setiap tahun, Inda bersama suami dan anak-anaknya pulang ke Aceh, bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabatnya. Tapi, kepulangan Inda kali ini berbeda dengan biasanya.

Kali ini, Inda berencana akan menetap lama di Aceh. Salah satu alasannya adalah wasiat almarhum ayahanda, yang menginginkan Linda menyekolahkan anaknya di dayah atau pesantren di Aceh.

Narator : Ardiansyah
Editor : Syamsul Azman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved