Breaking News:

Video

VIDEO - Penumpukan Kendaraan di Pintu Masuk Pelabuhan Merak Banten

Namun, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR 2 x 24 jam atau hasil negatif rapid test antigen 1 x 24 jam.

Penulis: Ranu Teruna | Editor: Safriadi Syahbuddin

SERAMBINEWS.COM - Pengguna jasa di Pelabuhan Merak, Banten diwajibkan menunjukan kartu vaksinasi dan hasil negatif PCR atau antigen per Senin (5/7/2021).

Aturan itu berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan Nomor 43 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Darat pada Masa Pandemi Covid-19.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin mengatakan, penerapan syarat tersebut diwajibkan kepada calon penumpang dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 di Pulau Jawa dan Bali.

Baca juga: Ikatan Cinta, Harapan Al dan Andin Kandas, Nino Merasa Bersalah, Mama Sarah Tukar Nasib dengan Elsa

Baca juga: Prediksi Susunan Pemain Inggris vs Denmark Euro 2021: Performa Harry Kane Berpeluang Kembali Meledak

Baca juga: Surah Al Waqiah, Pembuka Rezeki & Hajat Dikabulkan, Apalagi Dibaca Setelah Tahajud

Dijelaskan Shelvy, penumpang wajib menunjukkan kartu vaksinasi pertama dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR 2 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Selain PCR, penumpang juga bisa menggunakan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen 1 x 24 jam atau on site sebelum keberangkatan dan mengisi e-HAC Indonesia.

"Kami juga akan mengatur sebaik-baiknya agar tidak ada antrian atau penumpukan penumpang baik di pelabuhan dan kapal penyeberangan, serta selalu menjaga implementasi physical distancing," ujar Shelvy.

Untuk pengemudi dan pembantu pengemudi kendaraan logistik, Shelvy mengatakan tidak diwajibkan menunjukkan kartu vaksinasi pertama.

Namun, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR 2 x 24 jam atau hasil negatif rapid test antigen 1 x 24 jam.

"Kami mengingatkan bagi pengguna jasa baik angkutan logistik dan penumpang, pastikan untuk menyiapkan persyaratan yang telah ditetapkan SE tersebut saat akan melakukan perjalanan," kata Shelvy.

Dihubungi terpisah, Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono mengatakan, pihaknya akan mengimplementasikan aturan sesuai surat edaran Kemenhub di Pelabuhan Merak, Banten.

Terdapat pos penyekatan di depan Polsek KSKP Merak dan disiagakan personil gabungan dari TNI, Polri, Dishub, ASDP, Satpol PP, Dinkes dan instansi lainnya.(kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved