Breaking News:

Ibu Bunuh Bayi di Subulussalam

Jika Terbukti Mengidap Masalah Ini, Ibu Muda Pembunuh Bayi Kandung Bisa Lolos dari Jerat Hukum

Meski demikian, penyidik tetap perlu melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku untuk mendapatkan keterangan pasti....

Penulis: Khalidin | Editor: Eddy Fitriadi
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Sarwati (19), ibu muda asal Desa Pasar Rundeng, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam yang membunuh bayinya sendiri, Kamis (8/7/2021). Untuk diketahui, apabila setelah diperiksa nanti pelaku terbukti mengalami gangguan kejiwaan, maka ia bisa lolos dari jeratan hukum atau proses hukumnya akan dihentikan. 

Laporan Khalidin | Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Sarwati (19), ibu muda pelaku pembunuhan bayi kandung di Desa Sibungke, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, Kamis (8/7/2021) pagi, akan diperiksa kejiwaannya.

Karena berat dugaan bahwa pelaku mengalami depresi sehingga tega menghabisi darah dagingnya sendiri dengan cara sadis.

Untuk memastikan apakah pelaku mengalami gangguan kejiwaan, maka polisi membutuhkan keterangan saksi ahli yakni dokter kejiwaan.

Memang selama diinterogasi oleh penyidik, Sarwati tak menunjukkan gangguan jiwa.

Meski demikian, penyidik tetap perlu melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku untuk mendapatkan keterangan pasti.

Untuk diketahui, apabila setelah diperiksa nanti pelaku terbukti mengalami gangguan kejiwaan, maka ia bisa lolos dari jeratan hukum atau proses hukumnya akan dihentikan.

Demikian disampaikan Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono, SIK kepada Serambinews.com, Sabtu (10/7/2021).

Menurut Kapolres, merujuk pada Pasal 44 KUHP, apabila pelaku terganggu jiwanya maka dia bisa bebas dari jerat hukum.

“Karena penafsiran Pasal 44 KUHP itu, kalau dia (pelaku-red) terganggu jiwanya atau bahasa kasarnya dia gila, maka dia tidak bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar AKBP Qori.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved