Breaking News:

Ratusan Rumah di Aceh Besar Terendam Banjir

Setidaknya 383 rumah warga di Aceh Besar, terendam banjir akibat tingginya intensitas hujan yang terjadi di wilayah itu dalam dua hari terakhir

Editor: bakri
Dok BPBD Aceh Besar
Kondisi banjir di Lorong Garot, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Sabtu (10/7/2021). 

JANTHO - Setidaknya 383 rumah warga di Aceh Besar, terendam banjir akibat tingginya intensitas hujan yang terjadi di wilayah itu dalam dua hari terakhir. sejak dua hari terakhir ini, Sabtu (10/7/2021). Dampak dari bencana itu, 54 kepala keluarga (KK) dilaporkan mengungsi ke rumah keluarga dan ke lokasi umum lainnya.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Farhan AP didampingi Personel Pusdalops, Ikbal, dalam keterangan tertulisnya kepada Serambi, Sabtu (10/7/2021) mengatakan, hujan deras yang mengguyur Aceh Besar menyebabkan jalan lintas Banda Aceh-Meulaboh di Kecamatan Lhoong sempat longsor. “Namun kondisi arus lalu lintas di kawasan itu sudah normal. Banjir yang sempat banjir di kawasan Kecamatan Lhoong juga untuk sudah surut. Begitu juga dengan banjir di kawasan Kecamatan Leupung.

Selanjutnya, di Desa Garot Kecamatan Darul Imarah, sebanyak 50 rumah terendam banjir. Sementara di Desa Ajuen, Kecamatan Peukan Bada, persisnya Dusun Ayahanda sebanyak 65 rumah terendam air. Di Dusun Laksamana, 43 rumah terendam, Dusun Tgk Malem 13 rumah terendam banjir. Dusun Panglima Raden 2 rumah terendam.

Selanjutnya, di Desa Lampasie Eungking, Kecamatan Darul Imarah persisnya Dusun Lampoh Siploh, rumah terendam banjir 10 rumah. mengungsi ke tempat tetangga 1 Kepala Keluarga dan mengungsi ke tempat umum 1 KK. Selanjutnya  Dusun Ujong Engking 8 rumah terendam dan mengungsi ke tempat tetangga 4 rumah.

Di Kompleks Vila Buana, 185 rumah warga terendam banjir. Sebagian warga mengungsi ke tempat tetangga. Sementara Dusun Ujong Blang, rumah terendam banjir 2 rumah dan mengungsi ke tempat tetangga 2 KK. Selanjutnya, 10 rumah terendam banjir di Desa Gue Gajah Kecamatan Darul Imarah, 7 rumah terendam di Desa Pasie Beutong Kecamatan Darul Imarah.

Menurut Ikbal, bukan saja rumah terendam, di Desa Lamgeumok Kecamatan Peukan Bada, tepatnya di Kompleks Perumahan Maharaja 2, jalan menuju ke perumahan masih digenangi air dengan ketinggian mencapai 50 centimeter.

Ikbal juga mengatakan, dampak hujan deras dan angin kencang menyebabkan atap SMPN 2 Darul Imarah ambruk. Plafon ruang kelas juga jatuh ke lantai.

Menurut dia, BPBD Aceh Besar masih terus melakukan pemantauan dan pendataan di sejumlah titik lokasi banjir dan daerah yang berpotensi terjadi nya banjir susulan dan longsor.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar waspada terjadinya pohon tumbang, banjir dan longsor. Mengingatkan kepada masyarakat yang berdomisili di daerah rawan terjadi nya banjir untuk tetap tenang,waspada dan siaga dalam mengantisipasi terjadi nya banjir luapan dan untuk mengamankan dokumen berharga.

Berburu ikan

Meluapnya air sejumlah sungai dan saluran di Aceh Besar, dimanfaatkan warga untuk berburu ikan. Seperti yang terlihat di kawasan persawahan, di Jalan Soekarno-Hatta,  Kecamatan Darul Imarah, Sabtu (10/7/2021).  Warga datang membawa jala ikan dan ada yang membawa tangguk ikan.

Aksi berburu ikan itu menjadi tontonan warga yang melintas. "Alhamdulillah kami dapat ikan mujahir, tapi kecil-kecil dan beda kalau tahun lalu saat banjir banyak sekali ikan," kata Muhammad, pencari ikan, kemarin.

Selain ikan mujahir, ada juga yang mendapat ikan mas, maupun lele. Tapi ukurannya kecil-kecil.(as)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved