Breaking News:

Berita Langsa

Buka Konfercab Ke-XXVII HMI Cabang Langsa, Wakil Wali Kota Sindir Dualisme Kepemimpinan di Tubuh HMI

Menurut Marzuki, dimanapun yang namanya dualisme kepemimpinan bukanlah solusi dalam mengurusi organisasi.

Penulis: Zubir | Editor: Saifullah
Foto Humas Pemko Langsa
Wakil Wali Kota Langsa, Dr H Marzuki Hamid, MM saat membuka Konfercab HMI Cabang Langsa. 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Wakil Wali Kota Langsa, Dr H Marzuki Hamid, MM, Senin (12/7/2021), membuka Konferensi Cabang (Konfercab) Ke XXVII Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Langsa di Gedung KNPI setempat. 

Turut hadir dalam serimoni ini, Kadisporapar Langsa, Dr Iqbal, MPd, Kadis PUPR, Muharram ST, MSi, Ketua Badko Aceh, Abdul Razak, serta sejumlah alumni dan kader HMI Cabang Langsa

Wakil Wali Kota, H Marzuki Hamid dalam arahannya menyampaikan, Pemerintah Kota Langsa sangat mengapresiasi keberadaan organisasi HMI, khususnya HMI Kota Langsa.

Karena dalam perjalanannya, HMI telah menghimpun mahasiswa dan mahasiswi muslim seluruh Indonesia lintas sektoral, suku, ras, dan golongan untuk berbuat yang terbaik bagi agama, bangsa, dan negara. 

Akan tetapi, ujar Marzuki yang juga kader HMI, akhir-akhir ini Pemko Langsa melihat bahwa HMI Cabang Langsa semakin terpuruk.

“Mungkin kondisi ini tidak terlepas dari terjadinya dualisme kepemimpinan di tubuh HMI yang membuat terjadinya perpecahan di dalam internal HMI Itu sendiri,” ujarnya.

Baca juga: Aktivis HMI Takengon, Kembali Suarakan Pemekaran Kota Takengon untuk Percepat Pembangunan

Baca juga: Teuku Erdika Pimpin APRI di Lhokseumawe, Zulfahmi di Aceh Utara

Baca juga: HMI Desak Bupati dan DPRK Abdya Percepat Bagikan Lahan Eks PT Cemerlang Abadi kepada Rakyat

Menurut Marzuki, dimanapun yang namanya dualisme kepemimpinan bukanlah solusi dalam mengurusi organisasi.

"Dualisme kepemimpinan itu sama saja dengan beperang sesama kader HMI itu sendiri. Alhasil yang menang jadi arang dan yang kalah jadi abu," sindirnya.

Dia menambahkan, HMI bukanlah organisasi politik yang bersifat oligarki dan mengikuti kepentingan golongan atau pribadi semata. 

Akan tetapi, HMI merupakan organisasi kader yang berlandaskan Islam dan Pancasila serta bersifat independen yang fokus kepada keummatan dan kebangsaan.

“Tujuan utamanya adalah terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat yang adil makmur yang diridhai Allah SWT,” papar dia. 

Baca juga: HMI Bagikan Alquran ke Pesantren dan Masjid

Baca juga: Aktivis HMI Janji Kawal Kasus Dugaan Korupsi pada Proyek Cunda - Meuraksa Rp 4, 9 Miliar

Baca juga: PB HMI Kecam Serangan Tentara Israel Terhadap Warga Palestina Saat Shalat di Bulan Ramadhan

“Alhamdulillah, persoalan dualisme kepemimpinan tersebut telah selesai lebih kurang sekitar 2 minggu yang lalu, di mana kedua belah pihak juga telah lama habis masa jabatannya di HMI,” tutur Marzuki.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved