Breaking News:

Lion Air Wajibkan Penumpang Bawa Dokumen Protkes

Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (IW), Batik Air (ID) member of Lion Air Group menyampaikan bahwa

Editor: hasyim
Foto/Lion Air
Pesawat Lion Air jenis A330-900. 

BANDA ACEH - Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (IW), Batik Air (ID) member of Lion Air Group menyampaikan bahwa seluruh pelaksanaan operasional penerbangan Lion Air Group tetap mengutamakan faktor keselamatan, keamanan, kenyamanan (safety first) serta dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan (Protkes). 

Hal tersebut disampaikan Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, Minggu (11/7/2021).  

Disebutkan, sehubungan dengan persyaratan dan ketentuan yang diperlukan bagi setiap calon penumpang yang akan melakukan perjalanan udara (penerbangan) selama masa waspada pandemi Covid-19, periode berjalan 12 Juli-20 Juli 2021, maka ketentuan penerbangan domestik pada periode tersebut, dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, sebagai upaya pencegahan, penanganan dan pengendalian Covid-19. Yang pertama, penumpang harap memperhatikan dan mengikuti apabila di bandar udara tujuan diberlakukan pemeriksaan kesehatan secara ulang atau acak (random) yang dilakukan oleh otoritas/lembaga setempat.

Kedua, RT-PCR/ SWAB Uji Kesehatan bagi seluruh calon penumpang (bayi, dewasa, lansia) atau tidak ada batasan usia wajib uji RT-PCR terutama sesuai dan selama PPKM Darurat. "Penumpang harap memperhatikan masa berlaku dari hasil uji kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku," sebutnya.

Ketiga, vaksin berlaku untuk usia diatas 12 tahun, sementara usia dibawah 12 tahun sampai saat ini belum ada regulasinya. Kemudian, perjalanan untuk kepentingan khusus, kondisi hamil atau sakit tertentu yang belum/ tidak  divaksin, maka harus menunjukkan surat keterangan medis yang valid dan asli dari dokter spesialis yang menyatakan sehat dan alasan detail tidak dapat divaksin.

Keempat, bagi  penumpang yang transit dan transfer masih di area ruang tunggu (tidak keluar dari bandar udara), maka tidak mengikuti PPKM Darurat.  Sedangkan penumpang transit dan transfer dengan keluar bandar udara, maka wajib mengikuti ketentuan PPKM Darurat.(una)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved