Breaking News:

Berita Aceh Barat

Pasangan Gepeng Ini Cari Sumbangan Bersama, Ternyata Keduanya tidak Punya Ikatan Nikah atau Keluarga

Pasalnya, dua dari enam Gepeng tersebut beroperasi bersama seperti pasangan suami istri atau anak dengan ayah.

Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Petugas Satpol PP dan WH Aceh Barat saat memintai keterangan dari para Gepeng yang ditangkap di kawasan Meulaboh, Senin (12/7/2021). 

Kemudian, Rusli (50), dan Anita (35), dari Kecamatan Nibong.

Lalu, M Jamil (60), dari Syamtalira Bayu, serta Suhaimi (15), dari Gampong Teungoh, Aceh Utara.

Semua Gepeng itu tidak membawa identitas asli seperti KTP, sehingga petugas hanya mengetahui asal mereka melalui pengakuan dari masing-masing orang tersebut.

Anehnya, para Gepeng tersebut tidak nama dayah dan masjid yang mereka catut namanya untuk mencari sumbangan.

Mereka mengaku hanya menerima mandat dari seseorang untuk bekerja mencari sumbangan.

Sedangkan sebagian pengemis lainnya yang juga turut diamankan tidak mengatasnamakan pembangunan atau sumbangan untuk anak yatim, akan tetapi khusus untuk diri sendiri.

Baca juga: Dinsos Lhokseumawe Razia Gepeng, Lima Gelandangan dan Pengemis ‘Diangkut’ Termasuk Seorang Anak

Kepala Satpol PP dan WH Aceh Barat, Mirsal, didampingi Kabid Trantibum, Dodi Bima Saputra kepada Serambinews.com, Senin (12/7/2021), mengatakan, pihaknya beserta Tim Satpol PP melaksanakan penertiban Gepeng pada Minggu (10/7/2021).

Dalam penertiban tersebut, mereka telah mengamankan sebanyak 6 orang Gepeng di seputaran Kota Meulaboh, dengan titik fokus di seputaran lampu merah Simpang Kisaran.

“Keberadaan Gepeng sudah meresahkan masyarakat dan mengganggu aktivitas lalu lintas yang bisa menyebabkan rawannya kecelakaan di jalan umum,” kata Dodi Bima Saputra.

Ia melanjutkan, dua Gepeng yang saat diamankan dalam kondisi sakit, langsung dipulangkan ke daerah asal hari itu juga, usai serah terima dengan Dinas Sosial (Dinsos).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved