Breaking News:

Berita Aceh Barat

Pasangan Gepeng Ini Cari Sumbangan Bersama, Ternyata Keduanya tidak Punya Ikatan Nikah atau Keluarga

Pasalnya, dua dari enam Gepeng tersebut beroperasi bersama seperti pasangan suami istri atau anak dengan ayah.

Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Petugas Satpol PP dan WH Aceh Barat saat memintai keterangan dari para Gepeng yang ditangkap di kawasan Meulaboh, Senin (12/7/2021). 

Sementara empat orang lainnya, baru dikembalikan ke daerah asalnya pada Senin (12/7/2021) hari ini, setelah sebelumnya diminta keterangan di Kantor Satpol PP Aceh Barat.

“Hasil kita peroleh setelah dimintai keterangan, keempat gepeng tersebut melakukan aktivitas mengatasnamakan permohonan bantuan pembangunan dayah atau pesantren, masjid dan sumbangan untuk anak yatim yang notabene bukan berada ada di wilayah Aceh Barat,” ungkap Dodi.

Baca juga: Lagi, Gepeng Diamankan Saat Mengemis di Jalan, Petugas Satpol PP Imbau Pengendara tak Beri Sedekah

Disebutkan, bahwa berkas-berkas dan rekomendasi mereka telah dicek yang ternyata semuanya palsu dan tidak benar.

Di antara para Gepeng tersebut, terdapat 1 orang anak di bawah umur yang diajak dan ikut menjadi Gepeng.

Disebutkan, bahwa hasil dana meminta-minta diperoleh para Gepeng sekitar Rp 200 ribu hingga Rp 600 ribu per hari.

Para Gepeng tersebut juga menginap di salah satu penginapan atau wisma di seputaran Kota Meulaboh sebagai tempat beristirahat usai mereka pulang dari meminta-minta.

Semua Gepeng sebelum dilepas untuk dipulangkan ke daerah asalnya semuanya membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi kegiatan tersebut.

“Usai mendapatkan pengarahan dan pembinaan kepada Gepeng tersebut, maka pihak Satpol PP menyerahkan para Gepeng itu kepada Dinas Sosial untuk ditindaklanjuti serta dibina sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku,” pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved