Breaking News:

Jurnalisme Warga

Ada Saatnya Sertifikat Tanah Diblokir

Beberapa bulan cicilannya ke bank maupun komunikasi kami lancar saja Bu, tetapi sudah tiga bulan ini dia tidak bisa lagi saya hubungi

Editor: bakri
Ada Saatnya Sertifikat Tanah Diblokir
FOR SERAMBINEWS.COM
SITI RAHMAH, S.H., M.Kn., Notaris/PPAT dan Agen Perubahan BPN Aceh Besar, melaporkan dari Aceh Besar

Pemblokiran sendiri dikenal ada dua jenis: 1) sementara dan 2) permanen. Pemblokiran sementara berlaku selama 30 hari kerja. Sedangkan pemblokiran permanen masanya berdasarkan hasil putusan pengadilan.

“Pemblokiran sertifikat biasanya terjadi bisa karena sengketa, bisa juga karena ada utang-piutang yang berkaitan dengan hak atas tanah tersebut,” terang Kepala Kantor  BPN Aceh Besar, Agusman A.Ptnh.

Jika ingin membuat pemblokiran, maka syarat-syaratnya adalah permohonan surat pemblokiran bermaterai cukup. Identitas pemblokir (KTP), adanya hubungan antara pemblokiran dengan yang ingin diblokir, nomor sertifikatnya, alasan pemblokiran, dan syarat lainnya sesuai dengan ketentuaan yang berlaku.

Pencatatan pemblokiran dimohon oleh perorangan, badan hukum, dan penegak hukum.

Mekanisme atau tata cara pemblokiran sebagai berikut.

a. masukkan permohonan pencatatan pemblokiran melalui loket kantor pertanahan kabupaten setempat, dalam hal ini Kantor BPN Aceh Besar;

b. pemeriksaan berkas lengkap atau tidak lengkap;

c. jika lengkap, bayar biaya sesuai dengan ketentuaan yang berlaku;

d. petugas loket membuat bukti penerimaa berkas dan dilampiri bukti pembayaran;

e. tim pelaksana pengkajian. Setelah dilakukan pengkajian, jika pemohon dinilai tidak memenuhi syarat untuk dilakukan pencatatan blokir, maka biaya tidak dapat dikembalikan. Tim pengkajian akan menilai hubungan hukum secara formil pemohon pemblokiran dengan hak atas tanah tersebut. Misalnya, pemohon blokir memiliki surat bukti perbuatan hukum lain seperti adanya akta ataupun surat di bawah tangan. Tim pengkaji juga melihat hubungan keluarga bila dilihat dari silsilah keturunan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved