Kebakaran Hutan
Personel Polsek Samudera Ajak Masyarakat Cegah Kebakaran Hutan
Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada warga terkait pencegahan Karhutla, sehingga tidak merusak ekosistem hutan
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Personel Polsek Samudera mengajak masyarakat bersama menjaga dan mencegah kebakaran hutan.
Hal tersebut disampaikan personel Polsek Samudera Polres Lhokseumawe dalam kegiatan sosialisasi Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Gampong Meucat, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (15/7/2021).
"Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada warga terkait pencegahan Karhutla, sehingga tidak merusak ekosistem hutan," ujar Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto melalui Plh Kapolsek Samudera, Ipda Faisal.
Menurut Ipda Faisal, jajaran Polsek Samudera secara rutin akan terus melaksanakan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
• Kebakaran Lahan di Lhokseumawe, Api Sempat Mendekati Rumah Warga, Begini Kronologisnya
“Kami mensosialisasikan pencegahan karhutla yang berisikan larangan dan sanksi pidana bagi pelaku pembakar hutan dan lahan kepada masyarakat agar diimplementasikan dan diketahui,” terangnya.
• VIDEO - Petugas Pemadam Kebakaran Selamatkan Seekor Ababil Terlilit Tali di Atap Gedung Karabük
Ipda Faisal menyebutkan, melalui media spanduk, imbauan disampaiakan dengan tujuan agar warga mengerti dan memahami dan mentaati Peraturan Perundang-undangan RI No.18 tahun 2004 tentang Perkebunan pasal 48 ayat 1.
"Setiap orang yang dengan sengaja membuka dan atau mengolah lahan dengan cara membakar yang berakibat terjadinya pencemaran dan kerusakan fungsi lingkungan hidup akan diancam dengan pidana penjara 15 tahun dan denda 15 milyar," pungkasnya.(*)
Baca juga: VIDEO Detik-detik Satpol PP Pukul Wanita Hamil 9 Bulan, Suaminya Tak Menyangka
Baca juga: Siasat Licik Barcelona, Lionel Messi Siap Dikontrak 5 Tahun dan Rela Potong Gaji 50 Persen
Baca juga: Benarkah Susu Beruang Berkhasiat Menangkal dan Mengobati Covid-19? Ini Pendapat Ahli Gizi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sosialisasi-97978.jpg)