Olimpiade Tokyo 2020
Sudah Digelar Tanpa Penonton, Para Juara Olimpiade Tokyo Juga Harus Mengalungkan Sendiri Medalinya
Sepertinya para juara harus bisa melupakan upacara pengalungan medali di podium. Sebab mereka harus mengalungkan sendiri medalinya....
SERAMBINEWS.COM - Pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020 pasti berbeda dari biasanya akibat pandemi Covid-19.
Bukan cuma karena tidak dihadiri penonton, event olahraga terbesar ini juga akan berbeda saat pemberian medali kepada sang juara.
Sepertinya para juara harus bisa melupakan upacara pengalungan medali di podium.
Sebab mereka harus mengalungkan sendiri medalinya.
Tiga medali akan disajikan di atas nampan kepada para atlet di podium dan mereka kemudian harus menggantungnya di leher mereka sendiri di depan tribun kosong.
Tidak akan ada jabat tangan atau pelukan.
"Medali tidak akan diberikan di leher," kata Presiden Komite Olimpiade Internasional Thomas Bach di meja bundar media virtual, Rabu, seperti yang dilansir Reuters.
Dia menambahkan, medali akan disajikan kepada atlet di atas nampan dan atlet akan mengambil medalinya sendiri.
"Dipastikan orang yang akan meletakkan medali di nampan akan melakukannya dengan sarung tangan disinfektan. Presenter dan atlet akan memakai masker. Tidak akan ada jabat tangan dan pelukan selama upacara," tambahnya.
Data Reuters menunjukkan, saat ini Tokyo memberlakukan keadaan darurat hingga setelah Olimpiade berakhir pada 8 Agustus. Kota ini mencatat 1.149 kasus Covid-19 baru pada hari Rabu, terbesar dalam hampir enam bulan.
Olimpiade telah kehilangan banyak dukungan publik di Jepang karena kekhawatiran ajang ini akan memicu gelombang infeksi meskipun tidak ada penonton yang diizinkan masuk ke tempat-tempat olahraga.(*)
Artikel Ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Pandemi, para juara Olimpiade Tokyo harus mengalungkan sendiri medalinya"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/logo-olimpiade-2020-di-tokyo-jepang.jpg)