Breaking News:

Tgk Malik Mahmud Al-Haytar Buka Raker Lembaga Wali Nanggroe

Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al-Haytar membuka rapat kerja (Raker) lembaga Wali Nanggroe Aceh tahun 2021 yang akan berlangsung 3 hari

Editor: bakri
SERAMBINEWS/Foto Humas Pemko Langsa
Wali Nanggroe Aceh, Paduka Tgk Malik Mahmud Al-Haytar, Wakil Wali Kota Langsa Dr H Marzuki Hamid MM, Ketua DPRK Langsa Zulkifli, dan lainnya saat pembukaan Raker Lembaga Wali Nanggroe. 

LANGSA - Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al-Haytar membuka rapat kerja (Raker) lembaga Wali Nanggroe Aceh tahun 2021 yang akan berlangsung 3 hari hingga tanggal 16 Juli 2021 mendatang, di Hotel Harmoni Langsa.

Wali Nanggroe Aceh, dalam sambutannya, mengatakan, Lembaga Wali Nanggroe beserta dengan perangkatnya merupakan lembaga khusus dan keistimewaan Aceh yang diperoleh melalui sejarah panjang perjuangan hingga perdamaian.

Melalui kesepakatan damai kemudian tertuang di dalam  perjanjian MoU Helsinki tahun 2005 dan UUPA tahun 2006. "Salah satu manifestasi dari UUPA tahun 2006 adalah Qanun nomor 10 tahun 2019 tentang perubahan kedua Qanun nomor 8 tahun 2012 tentang lembaga Wali Nanggroe," jelasnya.

Dipaparkannnya lagi, Lembaga Wali Nanggroe dengan berbagai perangkat yang ada di dalamnya mempunyai posisi yang sangat penting dan strategis dalam mengawal perdamaian dan pengembangan peradaban di bumi serambi Mekah ini.

Dengan kata lain, Lembaga Wali Nanggroe memiliki tanggung jawab kerja sangat berat karena menyangkut dengan perdamaian dan peradaban Aceh.

Oleh karenanya lembaga Wali Nanggroe dengan segala perangkat yang ada didalamnya haruslah memiliki program kerja yang terukur. Program kerja tersebut baik untuk jangka panjang jangka menengah  dan jangka pendek

"Alhamdulillah pada hari ini kita semua telah dapat berkumpul di tempat yang berbahagia ini, dalam rangka rapat kerja perangkat lembaga Wali Nanggroe tahun 2021," harapnya.

Sementara Wakil Wali Kota Langsa, Dr. H. Marzuki Hamid MM, dihadapan Wali Nanggroe Aceh juga menyampaikan berbagai program pembangunan Kota Langsa ke depan sebagai kota jasa baik

pendidikan, kesehatan, kota wisata maupun peluang ekspor impor melalui Pelabuhan Kuala Langsa. "Paduka yang Mulia Wali Nanggroe dan peserta Raker yang berbahagia, Ikhtiar yang kami lakukan tentu masih banyak kekurangannya," ujar Marzuki Hamid. (*/zb)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved