Breaking News:

Video

VIDEO Tren Bunga Janda Bolong Redup, Begini Nasib Penjual Tanaman Hias di Banda Aceh

Sempat menjadi tren di tengah masyarakat pada tahun 2020, pada tahun 2021 ini, kehebohan terhadap tanaman hias tersebut kian meredup.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Safriadi Syahbuddin

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sempat menjadi tren di tengah masyarakat pada tahun 2020, kehebohan terhadap tanaman hias Bunga Janda Bolong kian meredup pada tahun 2021.

Hal ini disampaikan oleh pemilik kebun bunga di kawasan Pango Banda Aceh, bernama Sampirlan.

Pemilik usaha tanaman hias bernama LA Garden ini menjelaskan setelah tahun lalu tanaman kian diminati, kini terjadi penurunan drastis.

Pada Serambi on TV, Selasa (13/7/2021) ia mengatakan pemasukannya ketika tren bunga dalam sehari beromset 50 sampai 100 juta Rupiah, berbanding terbalik saat in.

Ia hanya bisa meraup pundi-pundi rezeki hanya berkisar Rp 5 juta.

Untuk mensiasati agar warga tetap membeli bunga, meskipun trennya telah redup, ia memilih menurunkan harga tanaman di tempat usahanya.

Sebutnya, tanaman berharga Rp 100 ribu ia turunkan sampai 15 hingga 20 ribu, sebagai upaya agar warga tetap membeli tanaman hias.

Hal demikian juga dibuat, agar warga yang tidak tercapai membeli bunga saat tren karena harga mahal, bisa membeli saat ini karena harganya sudah relatif murah.

Narator : Tia Andalusia
Editor : Syamsul Azman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved