Breaking News:

Berita Luar Negeri

Kasus Covid-19 Cluster Klub Karaoke di Singapura, 400 Tempat Hiburan Malam Ditutup

Ini bertujuan untuk memerangi peningkatan kasus Covid-19 terkait dengan merebaknya kasus infeksi Covid-19 cluster klub karaoke

Editor: Muhammad Hadi
Twitter @lisazelang
Para pekerja asing yang dikarantina di Singapura mengikuti gerakan seperti senam aerobik yang dipimpin oleh staff medis ber-APD lengkap. 

Pihak berwenang juga memerintahkan sekitar 400 tempat hiburan malam ditutup selama dua minggu untuk inspeksi, setelah pelanggaran aturan oleh beberapa orang disalahkan atas wabah terbaru.

Pada hari Jumat, 2.480 orang telah dikarantina karena mereka diidentifikasi sebagai kontak dekat dari orang yang terinfeksi, menurut Menteri Kesehatan Ong Ye Kung.

Singapura berlomba untuk menemukan orang-orang yang terkait dengan cluster di karaoke atau lounge dan bar KTV, tetapi ada kekhawatiran beberapa pelanggan mungkin enggan untuk mengaku.

Baca juga: Pencuri Sepeda Motor di Aceh Barat Ditangkap di Kebun Durian di Aceh Selatan

Pemerintah telah mengimbau para tamu yang baru-baru ini mengunjungi ruang KTV atau berinteraksi dengan nyonya rumah untuk diuji, menjanjikan bahwa privasi akan dilindungi.

Negara-kota pada hari Senin melonggarkan beberapa pembatasan, tetapi didorong oleh kelompok baru yang melaporkan 53 kasus lokal baru pada hari Jumat, mendekati puncak 10 bulan yang dicapai awal pekan ini.(*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Singapura menunda rencana pembukaan kembali pasca kasus Covid-19 cluster klub karaoke

Baca juga: Isu Skandal Seks Oknum DPRK Bener Meriah Heboh di Medsos, Ini Kata Ketua DPRK

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved