Berita Aceh Utara

Manfaatkan Lahan Sempit, Mahasiswa KKN Unimal Demplot Tanam Sayur Organik

Berlokasi di Desa Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, yang secara geografis kondisi desa ini sangat padat penduduk, sehingga lahan...

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Nurul Hayati
Foto kiriman kelompok 41
Mahasiswa KKN Kelompok 41 Unimal lakukan Demonstrasi Plot (Demplot) penanaman sayur organik dalam upaya Pemanfaatan Lahan Sempit di Desa Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Jumat (16/7/2021). 

Berlokasi di Desa Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, yang secara geografis kondisi desa ini sangat padat penduduk, sehingga lahan menjadi terbatas. Sebagai solusi, mahasiswa KKN K-41 lakukan Demplot membuat kebun percontohan sayur organik.

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Mahasiswa KKN Kelompok 41 Unimal lakukan Demonstrasi Plot (Demplot) penanaman sayur organik, dalam upaya pemanfaatan lahan sempit di Desa Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Jumat (16/7/2021).

Untuk diketahui, lahan sempit sering kali menjadi kendala bagi masyarakat untuk bertani.

Sebab, lahan memang merupakan komponen utama dalam pertanian. 

Berlokasi di Desa Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, yang secara geografis kondisi desa ini sangat padat penduduk, sehingga lahan menjadi terbatas.

Sebagai solusi, mahasiswa KKN K-41 lakukan Demplot membuat kebun percontohan sayur organik.

Dengan tujuan, agar masyarakat memiliki minat untuk bertani walau dengan kondisi lahan sempit.

Baca juga: Mahasiswa KKN Bagikan Masker untuk Ibu-Ibu Geulumpang Sulu Barat

Ketua Kelompok 41 Muhaimin Syukur mengatakan, kelompoknya beranggotakan 10 orang, yaitu Laini Simehate, Rima Yuni, Deva Siregar, Juliana, Gus Razaki, Ari Suci, Safaruddin, Fazlur Rahman dan Yudish Alfany, serta dibimbing oleh Zainal Abidin Badar SH MH.

Muhaimin menjelaskan, bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan kaidah Tridharma Perguruan Tinggi.

"Kita lakukan Demplot ini agar kedepan masyarakat bisa menghilangkan persepsi bahwa bertani harus memiliki lahan yang luas, padahal sejatinya tidak demikian. Namanya tumbuhan itu bisa ditanam dimana saja, asalkan sesuai dengan karakteristiknya," jelas Muhaimin Syukur, kepada Serambinews.com, Jumat (16/7/2021).

Kegiatan ini lanjutnya, disambut antusias oleh masyarakat sekitar.

Bahkan beberapa diantaranya, sering mengunjungi kebun percontohan yang terletak di areal Kantor Keuchik Desa Tambon Tunong. 

Disebutkannya, masyarakat setempat sekaligus salah satu perangkat desa memuji inisiatif dari mahasiswa dalam upaya memberikan pemahaman kepada masyarakatnya. 

"Kegiatan ini sangat bagus, terlebih dalam kondisi pandemi dimana kondisi ekonomi masyarakat tidak menentu, maka ini seharusnya bisa menjadi solusi bagi masyarakat kami," pungkasnya.(*)

Baca juga: Ajak Ibu PKK Tanam Sayur, Mahasiswa KKN Olah Pupuk dari Limbah Rumah Tangga

2 Lampiran

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved