Breaking News:

Idul Adha 1442 H

Puasa Arafah Dapat Menghapus Dosa Setiap Muslim, Buya Yahya: Kalau Gede Harus Ada Taubat Khusus

Lebih lanjut, Buya mengatakan menyesallah kalau sudah pernah melakukan dosa besar, tapi jangan lupa puasa Arafah adalah....

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Eddy Fitriadi
FACEBOOK/BUYA YAHYA
Buya Yahya. Dalam ceramah Buya Yahya yang diunggah dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV, disebutkan bahwa Puasa Arafah adalah puasa sunnah yang paling dahsyat. 

SERAMBINEWS.COM - Umat muslim di awal bulan Dzulhijjah dianjurkan untuk berpuasa. Pada sembilan hari pertama di bulan ini, kita dianjurkan melakukan puasa sunnah karena keutamaannya yang luar biasa.

Dan di antara sembilan hari itu, puasa Arafah-lah (tanggal 9 Dzulhijjah) yang paling utama.

Sebab balasan dari amalan Puasa Arafah sebagaimana disampaikan Rasulullah Muhammad SAW, setiap muslim akan diampuni dosanya tahun lalu dan tahun yang akan datang.

Wow, luar biasa bukan?

Untuk diketahui, puasa Arafah merupakan puasa yang dianjurkan Rasulullah Muhammad SAW bagi umat Islam yang tidak sedang menjalankan ibadah haji.

Waktu Puasa Arafah bersamaan dengan saat jamaah haji sedang melaksanakan wukuf di Padang Arafah.

Baca juga: Puasa Arafah Dapat Menghapus Dosa di Masa Lalu dan yang Akan Datang, Simak Penjelasan Buya Yahya

Baca juga: Ingat Sebelum Idul Adha, Puasa Dzulhijjah & Arafah, Dihapus Dosa 2 Tahun, Ini Jadwal & Keutamaannya

Dalam ceramah Buya Yahya yang diunggah dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV, disebutkan bahwa Puasa Arafah adalah puasa sunnah yang paling dahsyat.

“Puasa yang paling hebat dan paling dahsyat nanti adalah puasa Arafah,” tegas Buya Yahya.

Buya Yahya mengatakan bahwa puasa Arafah adalah hari kesembilan bulan Dzulhijjah.

Disebutkan dalam Hadist Riwayat Imam Muslim,

“Puasa satu hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah), aku berharap kepada Allah, dengan berpuasa Arafah itu akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya,”

Buya melanjutkan bahwa yang akan dihapus dosanya adalah dosa-dosa kecil.

Baca juga: Niat Puasa Qadha, Lengkap Ketentuan, Terjemahan, dan Penjelasannya

“Kalau dosa gede harus ada taubat khusus, misalnya perzinaan, meninggalkan shalat. Ini harus ada taubat khusus,” jelas Buya.

Puasa Arafah adalah salah satu kemurahan yang datang dari Allah SWT.

“Dengan berpuasa Arafah akan menjadi sebab diampuni dosa-dosa kecil kita. Sebagian ulama mengatakan dosa besar, akan tetapi tetap ada syaratnya,” terang Buya.

Lebih lanjut, Buya mengatakan menyesallah kalau sudah pernah melakukan dosa besar, tapi jangan lupa puasa Arafah adalah pintu luar bisa untuk memasuki pintu taubat.

“Dari yang sembilan ini, puasa Arafah adalah yang paling utama,” kata Buya.

Buya mengungkapkan bahwa jangan sampai tanggal 1 hingga 8 Dzulhijjah puasa, namun giliran tanggal 9 Dzulhijjah-nya tidak puasa.

“Kalau bisa dari awal sampai tanggal 9 (Dzulhijjah) berpuasa, tanggal 10 (Dzulhijjah) menyembelih kurban dan ini amalan sunnah setiap tahun,” jelas Buya Yahya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah telah menetapkan 1 Dzulhijjah 1442 H jatuh pada 11 Juli 2021, dan Idul Adha 1442 H pada 20 Juli 2021.

Dua hari menjelang Idul Adha, umat Islam disunnahkan untuk mengerjakan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah sehari sebelum Idul Adha.

Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada 8 Dzulhijjah 1442 H atau Minggu, 18 Juli 2021.

Kemudian, Puasa Arafah dikerjakan pada 9 Dzulhijjah 1442 H atau satu hari sebelum Idul Adha yakni Senin, 19 Juli 2021.

Baca juga: Jangan Kelewatan, Puasa Tarwiyah & Arafah Jatuh pada 18 dan 19 Juli 2021, Ini Niat dan Keutamaannya

Baca juga: Ingat Hari Raya Idul Adha Sudah Dekat, Puasa Sunnah Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah jangan Lupa

Berikut bacaan niat Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah:

Niat Puasa Tarwiyah

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala

Artinya: “Saya niat puasa Tarwiyah, sunah karena Allah ta’ala.”

Niat Puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta'ala

Artinya: “Saya niat puasa Arafah, sunah karena Allah ta’ala.”

(Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved