Selasa, 9 Juni 2026

FAKTA Massa Bakar 32 Rumah dan Kios di Dogiyai Papua, 1 Orang Tewas dan Prajurit TNI Terluka

Tak berhenti di situ, pada pukul 22.13 WIT, massa mulai membakar bangunan dan rumah-rumah milik warga pendatang di Distrik Kamuu.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Tribun Papua
Petugas mengevakuasi jasad Hendrik Simatupang yang tewas dalam aksi perusakan massa disertai pembakaran di Kampung Ikebo, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Papua, Kamis (16/7/2021) malam. 

SERAMBINEWS,COM, JAKARTA -  Aksi pembakaran terjadi di Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Papua, Kamis (15/7/2021) malam.

Sekelompok orang membakar 32 rumah warga dan kios.

Akibat insiden tersebut, seorang warga tewas dan satu orang lainnya mengalami luka parah.

Tak hanya itu, massa juga menyerang lima anggota Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara.

Salah seorang anggota Paskhas kritis dan saat ini dirawat di RSUD Madi, Kabupaten Paniai.

Berawal pesta miras

Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal melalui keterangan tertulisnya mengatakan, peristiwa itu terjadi bermula pada pukul 17.08 WIT.

Saat itu, Satgas Paskhas Pos Moanemani mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada sekelompok orang yang mabuk di runway Bandara Moanemani.

Kemudian pada pukul 17.25 WIT, lima personel Satgas Paskhas yang dipimpin Serka Wartono menegur masyarakat tersebut.

Petugas meminta warga yang mabuk itu keluar dari area landasan bandara melalui jalan setapak.

Petugas lalu bergegas keluar dari landasan dan sudah ada sekira 20 orang yang membawa panah, parang, dan batu.

"Sekumpulan masyarakat tersebut langsung mengeroyok lima personil Satgas Paskhas," kata Kamal, dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun-Papua.com, Sabtu (17/7/2021).

Karena merasa terancam, petugas kemudian memberkan tembakan peringatan.

Kemudian, sekelompok orang tersebut melarikan diri dan lima personil Satgas Paskhas mundur.

Namun, pukul 17.31 WIT sekelompok warga tersebut kembali melakukan perlawanan.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved