Breaking News:

Luar Negeri

Erdogan Desak Taliban Akhiri Kisruh dengan Afghanistan, Sebut Cara Taliban Bukan Cara Islam

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mendesak Taliban untuk segera mengakhiri pendudukan di tanah saudara-saudara mereka sendiri.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Amirullah
Anadolu Agency
Presiden Turki Erdogan 

SERAMBINEWS.COM - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mendesak Taliban untuk segera mengakhiri pendudukan di tanah saudara-saudara mereka sendiri.

Selain itu, Erdogan juga menegaskan bahwa tentara-tentara Turki akan tetap berada di Afghanistan untuk menjamin berlangsungnya Bandara Kabul.

Melansir dari US News, Senin (19/7/2021) Taliban sudah ikut serta dengan tangan besi memerintah Afghanistan sejak tahun 1996 sampai 2001.

Taliban juga telah berjuang selama 20 tahun untuk menggulingkan pemerintahan yang didukung oleh "Barat" di Kabul dan berusaha kembali menerapkan sistem Pemerintah Islam.

Taliban berupaya untuk menguasai beberapa wilayah di Afghanistan setelah pasukan asing menarik diri dari kawasan tersebut.

"Taliban harus mengakhiri pendudukan di tanah saudara-saudara mereka dan menunjukkan kepada dunia bahwa perdamaian bisa berlaku di Afghanistan segera," kata Erdogan.

Baca juga: Pasukan Afghanistan Gempur Taliban, Rebut Kembali Perbatasan dengan Pakistan

Erdogan juga menambahkan pendekatan Taliban merupakan bukan cara umat Islam dalam berurusan satu sama lain.

"Turki menawarkan diri menjalankan dan menjaga Bandara Kabul di Ibu Kota setelah NATO menarik diri, setelah melakukan pembicaraan dengan Amerika Serikat mengenai dukungan keuangan, politik dan logistik.

Pekan lalum Taliban memberikan peringatan kepada Turki, karena menahan pasukan di Afghanistan untuk menjalankan bandara.

Menyebut tindakan Turki tidak pantas dan memiliki konsekuensi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved