Breaking News:

Info Subulussalam

Shalat di Masjid Agung Subulussalam, Walkot Affan Bintang: Alhamdulillah, Tetap dengan Protkes

Wali Kota Subulussalam, H Affan Alfian Bintang SE menyatakan, pelaksanaan Shalat Idul Adha 1442 Hijriah di daerah ini berjalan normal. Namun, tetap...

Penulis: Khalidin | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ KHALIDIN
Para jamaah shalat Idul Adha 1442 hijriah di Masjid Agung Subulussalam, Kota Subulussalam, Desa Belegen Mulia, Kecamatan Simpang Kiri, Selasa (20/7/2021). 

Pertama adalah totalitas Nabi Ibarahim dalam menaati perintah Allah SWT, di mana bukan sekadar harta tapi anak sekalipun dipotong jika sudah perintah sang Pencipta.

Nabi Ibrahim, lanjut Maskur begitu totalitas mematuhi dan menunjukan ketataannya kepada Allah SWT.

Sementara  manusia sekarang ini  masih banyak yang ragu dan setengah-setengah hati dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Hikmah kurban kedua, kata Ustaz Maskur, betapa Allah SWT menghormati manusia.

Ini dilihat dari anjuran memotong  atau menyembih manusia, tapi belakangan diganti dengan kibas atau domba.

Karenanya, Ustaz Maskur mengingatkan para jamaah agar tidak sesekali melakukan tindakan yang mengorbankan jidwa manusia. 

Umat muslim diimbau, agar menghormati harkat dan martabat manusia.

Terakhir, hikmah kurban daging bukan hanya simbolis, tapi jauh lebih luas yakni harta benda dan pemikiran serta waktu.

Selaku umat muslim, Maskur mengatakan sejatinya siap berkorban menyisihkan harta benda, jabatan untuk taqarub kepada Allah SWT.

Pantauan Serambinews.com, proses shalat Idul Adha berlangsung tertib serta mengikuti protokol kesehatan, seperti mencuci tangan dan menggunakan masker.  (*)

Baca juga: Khutbah Idul Adha Paling Lama 15 Menit, Tertuang dalam Surat Edaran Gubernur

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved