Breaking News:

Bantuan PPKM

Bulog Aceh dan PT Pos Salurkan Beras Bantuan PPKM, Total 426.174 Kantong Beras

Beras bantuan itu disalurkan kepada penerima manfaat PKH dan BST, dalam rangka pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasi

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Pekerja Gudang Beras Bulog Aceh, di Lambaro, sedang mengantongi beras ke dalam kantongb10 Kg, untuk penyaluran bantuan PPKM yg mau disalurkan ke penerima PKH dan BST di Aceh, Kamis (22/7/2021). 

Antara lain Aceh Barat, mendapat sebanyak 12.067 kantong, sesuai dengan jumlah penerima manfaat PKH dan BST. Penerima PKH sebanyak 9.647 KK dan BST sebanyak 4.529 KK.

Irsan mengungkapkan, dari 23 kabupaten/kota di Aceh, paling banyak penerima beras bantuan PPKM untuk penerima PKH dan BST berada di Kabupaten Aceh Utara mencapai 69.419 KK, penerima PKH nya sebanyak 36.455 KK dan BST sebanyak 32.964 KK.

Tempat kedua Pidie sebanyak 46.481 KK, penerima PKH sebanyak 30.644 KK dan BST 15.837 KK, tempat ketiga Aceh Timur 38.263 KK, penerima PKH nya sebanyak 26.862 KK dan BST sebanyak 11.401 KK.

Penerima paling sedikit Kota Sabang hanya 2.474 KK, penerima PKH nya sebanyak 1.392 KK dan BST sebanyak 1082 KK.

Anggota DPRA dari Fraksi Partai Gerindra, Abdurrahman Ahmad yang dimintai tanggapannya terhadap pelaksanaan penyaluran beras bantuan PPKM untuk penerima PKH dan BST dalam rangka pelaksanaan PPKM berbasis mikro di Aceh yang telah diperpanjang Gubernur Aceh Nova Iriansyah, masa berlakunya dari 22-25 Juli 2021 itu, hendaknya juga memperhatikan masyarakat pedagangan kaki lima dan UMKM.

Kalau ada pedagangan kaki lima dan UMKM yang telah masuk dalam daftar penerima PKH dan BST, kata Abdurrahman Ahmad, mereka menerima beras bantuan PPKM dari pusat tersebut sebanyak 10 Kg per Kepala Keluarga.

Tapi bagi pedagang kaki lima dan UMKM, atau pekerja harian, yang belum terdaftar dalam daftar penerima PKH dan BST, hati mereka akan terluka dengan ada penyaluran beras bantuan PPKM tersebut.

Alasannya, akibat pelaksanaan PPKM berbasis mikro itu, masa kegiatan usahanya jadi terbatas dan ini membuat pengdapatan pedagangan kaki lima dan UMKM, serta pekerja harian jadi menurun.

Oleh karena itu, mereka yang kegiatan sehari-harinya sebagai pedangan kaki lima, dan UMKM, pekerja harian, dan sejenisnya, yang belum terdaftar dalam daftar PKH dan BST, sebagai penerima beras bantuan PPKM tersebut, harus diberikan juga hendaknya.

Daftar penerima PKH dan BST, menurut Abdurrahman Ahmad, setiap tiga bulan sekali atau enam bulan sekali, hendaknya perlu dilakukan pembaharuan atau updating.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved