Breaking News:

Gadis 17 Tahun Jadi Korban Perdagangan Orang dan Dihamili Tekong, Dijanjikan Kerja di Timur Tengah

”Dia direkrut untuk dipekerjakan ke luar negeri yaitu ke negara Timur Tengah,” ungkap Hari Brata, dalam keterangan pers, Kamis (21/7/2021).

Editor: Faisal Zamzami
Istimewa
Ilustrasi. Gadis 17 Tahun Jadi Korban Perdagangan Orang, Dijanjikan Kerja di Timur Tengah, Hamil Dirudapaksa 

SERAMBINEWS.COM, MATARAM – Gadis di bawah umur berinisial PPD (17) menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Perempuan asal Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB)  bersama 6 orang lainnya hendak dikirim ke Timur Tengah oleh tekong berinisial LS (48), asal Lombok Timur.

Sebelum diberangkatkan menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI), identitas korban dipalsukan oleh pelaku LS.

Tidak hanya itu, korban PPD diduga menjadi korban pelecehan seksual si tekong.

Dia sempat disekap di rumah pelaku dan dirudapaksa sampai hamil.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB Kombes Pol Hari Brata menjelaskan, kejadian itu bermula pada bulan Mei 2021, di Dusun Ombe Dese, Desa Rumak, Kecamatan Kediri, Lombok Barat.

Tersangka lain berinisial F merekrut korban PPD yang masih berusia 17 tahun.

”Dia direkrut untuk dipekerjakan ke luar negeri yaitu ke negara Timur Tengah,” ungkap Hari Brata, dalam keterangan pers, Kamis (21/7/2021).

Setelah direkrut, tersangka F memperkenalkan korban PPD ke sponsornya yang berinisial LS.

LS membuatkan dokumen palsu berupa KTP dan kartu keluarga palsu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved