Breaking News:

Kamp Rohingya di Cox's Bazar Kembali Terbakar, Hancurkan 60 Tenda

Pada 22 Maret 2021, kebakaran besar di kamp Rohingya terbesar di dunia ini, menewaskan sedikitnya 15 orang pengungsi.

Editor: Zaenal
ANADOLU AGENCY/STRINGER
Orang-orang berusaha memadamkan api yang membakar puluhan tenda pengungsi Rohingya Balukhali di Ukhiya, Cox's Bazar, Bangladesh pada 20 Juli 2021. 

SERAMBINEWS.COM, DHAKA - Lebih dari 60 tenda darurat pengungsi Rohingya di sebuah kamp di distrik Cox's Bazar selatan Bangladesh dilalap api pada Selasa (20/7/2021) malam, menurut pengungsi Rohingya dan sumber resmi.

“Kami terutama mengetahui bahwa api berasal dari tabung gas memasak tenda Rohingya dan menyebar ke tempat penampungan yang berdekatan,” Shah Rezwan Hayat, komisaris bantuan dan repatriasi pengungsi Bangladesh, mengatakan kepada Anadolu Agency.

Kebakaran terjadi di Blok B kamp No 9 di kamp pengungsi Rohingya Balukhali.

Hayat membenarkan bahwa lebih dari 20 tenda Rohingya rusak akibat kebakaran dan satu orang Rohingya terluka ringan dan dirawat di rumah sakit.

Dia menambahkan, tenda-tenda yang rusak akan diganti dalam waktu sesingkat mungkin.

Sementara itu, mengutip Rohingya di sebuah kamp, ​​surat kabar lokal Prothom Alo melaporkan bahwa 63 tempat tinggal Rohingya hangus menjadi abu.

“Setidaknya 4-5 orang Rohingya terluka saat mencoba mengendalikan kobaran api,” kata laporan itu, seraya menambahkan beberapa anak hilang.

Pada 22 Maret 2021, kebakaran besar di kamp Rohingya terbesar di dunia ini, menewaskan sedikitnya 15 orang pengungsi.

Dalam insiden itu, lebih dari 10.000 gubuk terbakar habis bersama dengan rumah sakit lapangan Turki yang berbasis di kamp.

Baca juga: Nelayan Aceh Ajukan Banding, Divonis Lima Tahun Penjara Menjemput Rohingya

Baca juga: Istri Seorang Nelayan yang Jemput Rohingya Menangis Saat Terima Bantuan dari Haji Uma

Kebakaran lain menewaskan tiga orang Rohingya dan merusak tujuh toko di sebuah pasar di dalam kamp pada 2 April.

Sementara empat tenda termasuk sebuah madrasah (madrasah) dibakar pada 12 April.

Pada pertengahan Januari, kebakaran mematikan menghancurkan lebih dari 500 gubuk Rohingya.

Puluhan kebakaran kecil lainnya juga terjadi di kamp-kamp Rohingya yang padat dalam beberapa tahun terakhir.

Lebih dari 1,1 juta orang Rohingya yang sebagian besar melarikan diri dari tindakan keras militer brutal di Negara Bagian Rakhine, negara asal mereka Myanmar pada Agustus 2017 telah tinggal di kamp-kamp darurat di Bangladesh.(Anadolu Agency)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved