Breaking News:

Dugaan Korupsi

Kejari Singkil Hentikan Penanganan Laporan Dugaan Penyimpangan Dana Konflik Rumah Ibadah

Dijelaskan dalam penangan konflik 13 Oktober 2015 terdapat dua sumber anggaran. Masing-masing dari APBK Aceh Singkil dan APBA.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Kajari Aceh Singkil, Muhammad Husaini didampingi para Kasi menyampaikan konferensi pers perkembangan perkara yang ditangani pihaknya, Kamis (22/7/2021). 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Singkil, menghentikan penanganan laporan dugaan penyimpangan dana konflik rumah ibadah pada 13 Oktober 2015.

Lantar berdasarkan pengumpulan data (Puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) yang dilakukan Tim Intelejen Kejari Aceh Singkil, tidak ditemukan penyimpangan penggunaan anggaran.

Perkara itu masuk ke Kejari Aceh Singkil, atas laporan eks Ketua Rekonsiliasi Yakarim Munir pada Januari lalu.

"Dihentikan dan tidak dilanjuti, karena tidak ada peristiwa pidana dan tidak ditemukan penyimpangan penggunaan anggaran," kata Kepala Kejaksaan (Kajari) Aceh Singkil, Muhammad Husaini saat berikan keterangan pers perkembangan perkara yang ditangani pihaknya, Kamis (22/7/2021).

Dijelaskan dalam penangan konflik 13 Oktober 2015 terdapat dua sumber anggaran. Masing-masing dari APBK Aceh Singkil dan APBA.

Dari APBK sekitar Rp 396 juta tahun 2016 dan sekitar Rp 94 juta tahun 2017. Sedangkan hibah APBA senilai Rp 1,5 miliar tahun 2018.

Kejari Aceh Singkil Tingkatkan Penyelidikan Dugaan Korupsi Kapal Singkil 3 ke Penyidikan

Dari anggaran Rp 396 juta tahun 2016 yang sumbernya APBK sebanyak 300 juta digunakan untuk pengamanan gabungan yang diserahkan Pemkab Aceh Singkil ke Polres Aceh Singkil.

"Sisanya sekitar Rp 96 juta digunakan oleh tim penertiban rumah ibadah, tim verifikasi rumah ibadah dan tim penyelesaian konflik sosial yang diketuai saudara Yakarim," kata Kasi Intel Kejari Aceh Singkil Edi Suhadi, saat merincikan hasil puldata dan pulbaket.

Sedangkan anggaran Rp 94 juta tahun 2017 yang sumbernya APBK digunakan untuk honorarium dan akomodasi tim pelaksanaan kegiatan.

Masuk Zona Merah Penyebaran Virus Corona, Ini Kebijakan Pemkab Singkil

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved