Breaking News:

Masuk Aceh Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

Pos penyekatan di perbatasan Aceh Tamiang dengan Langkat, Sumatera Utara yang mulai diaktifkan sejak Jumat (9/7/2021) lalu, terus memantau

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Dicky Sondani, Dirlantas Polda Aceh 

Pos penyekatan di perbatasan Aceh Tamiang dengan Langkat, Sumatera Utara yang mulai diaktifkan sejak Jumat (9/7/2021) lalu, terus memantau dan memeriksa pendatang yang masuk ke Aceh. Petugas di pos tersebut memeriksa semua orang yang masuk ke Aceh baik dengan mobil pribadi, bus, atau kendaraan lainnya.

Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani, kepada Serambi, Rabu (21/7/2021), mengatakan, pihaknya terus memperketat penjagaan dan pemeriksaan di pos penyekatan Aceh dan Sumut. Hal itu, menurutnya, dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 apalagi saat ini memasuki arus balik usai Hari Raya Idul Adha 1442 Hijariah.

"Siapapunyang  masuk Aceh akan diperiksa apakah sudah divaksin apa belum dengan menunjukkan sertifikat vaksin, atau swab antigen," tegas Dicky. Jika ada pendatang yang masuk ke Aceh belum bisa menunjukkan sertifikat vaksin, menurutnya, petugas akan melakukan vaksin di tempat terhadap orang tersebut.

"Kalau belum divaksin berarti akan divaksin langsung. Pokoknya, kita tidak mau kecolongan," timpalnya. Kombes Dicky juga menyebutkan, pendatang wajib menunjukkan sertifikat vaksin saat masuk Aceh adalah kesepakatan bersama. "Iya, harus ada sertifikat vaksin, itu kesepakatan kita semua," kata dia.

Ditanya bagaimana jika ada orang yang tidak bisa vaksin karena beberapa alasan seperti penyintas Covid-19 atau orang-orang yang memiliki penyakit tertentu, Dicky mengatakan, "Kalau yang baru kena Covid-19 (penyintas), ya itu harus antigen terbaru yang menyatakan dia negatif. Kalau yang punya penyakit, harus ada surat keterangan," ungkapnya.

Terkahir, Kombes Dicky mengimbau masyarakat Aceh yang kini masih berada di luar daerah dan akan segera kembali, agar tetap menjaga protokol kesehatan. "Yang berlebaran di Sumut (Sumatera Utara) itu harus menjaga kesehatan jangan sampai membawa Covid-19 ke Aceh," ucap Dirlantas Polda Aceh.

Dicky juga melaporkan, saat ini kondisi arus lalu lintas, masyarakat Aceh yang ke luar Aceh masih mendominasi ketimbang masyarakat yang masuk. "Mungkin arus balik nanti puncaknya pada hari Minggu mendatang," pungkasnya. (dan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved