Breaking News:

Virus Corona

Penanganan Covid-19 Masih Belum Sempurna, Sejumlah Menteri Kini Ramai-Ramai Minta Maaf, Cukupkah?

Luhut kemudian berjanji, bahwa pemerintah akan terus bekerja keras agar penularan Covid-19 akibat varian delta dapat diturunkan. Disamping itu, dia

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Safriadi Syahbuddin
via Tribunnews.com
Menko Marinves Luhut Pandjaitan dalam konferensi persnya secara virtual, Selasa (6/7/2021). 

SERAMBINEWS.COM - Belum lama ini, sejumlah menteri di Kabinet Kerja ramai-ramai menyampaikan permohonan maaf mereka kepada publik terkait penanganan pandemi Virus Corona atau Covid-19 di Indonesia.

Dimulai dari Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) sekaligus Koordinator PPKM darurat Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan yang menyampaikan permohonan maafnya.

Hal itu dia sampaikan dalam konferensi pers Evaluasi Pelaksanaan PPKM Darurat yang diadakan secara virtual pada Sabtu (17/7/2021).

"Sebagai Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali, dari lubuk hati yang paling dalam saya ingin meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia jika dalam penanganan PPKM Jawa-Bali ini masih belum optimal," ujarnya dalam konverensi tersebut.

Luhut kemudian berjanji, bahwa pemerintah akan terus bekerja keras agar penularan Covid-19 akibat varian delta dapat diturunkan.

Disamping itu, dia juga berharap penyaluran bansos kepada masyarakat dapat berjalan.

"Saya bersama jajaran dan menteri kepala lembaga terkait akan terus bekerja keras untuk memastikan bahwa penyebaran varian delta ini bisa diturunkan, dan penyaluran bantuan sosial (bansos) pada masyarakat dapat berjalan," ungkapnya.

Baca juga: Ahok Buka-bukaan Ngaku Dapat Jatah Kartu Kredit Limit Rp 30 M, Stafsus Erick Thohir Buka Suara

Melansir Kompas.com, Rabu (21/7/2021), sebelum menyampaikan permohonan maafnya, Luhut sempat menyatakan pandemi Covid-19 di masa PPKM darurat masih terkendali.

Padahal, saat itu jumlah kasus baru dan kasus aktif Covid-19 terus saja meningkat.

Pernyataan Luhut itu pun sontak memantik kemarahan publik.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved