Breaking News:

Warga Diminta Patuhi Instruksi Wali Kota, Terkait Perpanjangan PPKM

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banda Aceh meminta kepada warga agar mematuhi Instruksi Wali (Inwal) Kota Banda Aceh

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Aminullah Usman 

BANDA ACEH - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banda Aceh meminta kepada warga agar mematuhi Instruksi Wali (Inwal) Kota Banda Aceh Nomor 10 tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Hal tersebut berdasarkan hasil saran, usul dan keputusan bersama dalam rapat rutin Forkopimda Kota Banda Aceh, secara virtual pada Rabu (21/7/2021).

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman yang turut didampingi Kadis Kesehatan, Luqman dan Kabag Hukum Setdako Mukhsin, mengikuti zoom meeting dari pendopo wali kota.

Di dalam Inwal tersebut di antaranya menyatakan  PPKM yang diperketat di Kota Banda Aceh, yakni bagi usaha warung kopi, restoran, hingga pusat perbelanjaan untuk menutup usahanya pada jam 21.00 WIB.

Selanjutnya, untuk layanan pesan-antar (take away) boleh layani hingga pukul 22.00 WIB. Lalu, khusus untuk restoran yang hanya melayani pesan-antar dapat beroperasi selama 24 jam.

Namun, wali kota ingatkan untuk memberlakukan protokol kesehatan dalam tiap aktivitasnya. Melalui Dinas Kesehatan, Pemko Banda Aceh kembali merilis data penularan Covid-19 terbaru per hari ini. Data terbaru, di Banda Aceh terkonfirmasi penambahan kasus positif sebanyak 32 orang, dalam perawatan 284 orang, sembuh sebanyak 23 orang dan meninggal dunia akibat virus ini sebanyak 3 orang.

Secara akumulasi, terdapat 4.665 kasus positif, 4.219 orang dinyatakan sembuh. Sedangkan meninggal dunia sudah mencapai 162 orang.

Di samping itu, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengungkapkan, saat ini tingkat penyebaran Covid-19 di Kota Banda Aceh kembali menurun. Banda Aceh yang sebelumnya berada di zona resiko merah (tinggi) kini kembali pada zona oranye atau zona dengan resiko penularan sedang.

Data tersebut bersumber dari peta resiko di laman resmi covid19.go.id. Aminullah pun terus mengingatkan warga kota agar terus disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) 4M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mencuci tangan usai beraktivitas di luar rumah.

"Agar kita terbebas dari pandemi ini, marilah kita bekerja sama mentaati aturan prokes yang berlaku. Tak lupa pula usaha, dan iringi dengan doa, memohon ampun serta dijauhkan bala penyakit ini bagi kita semua," pungkas Aminullah.

Jubir Satgas Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani atau SAG melaporkan, kasus Covid-19 di Aceh secara  akumulatif telah mencapai 21.058 orang, per 21 Juli 2021.  Jumlah penderita  yang sedang dirawat sebanyak 3.885 orang. Para penyintas Covid-19, (penderita yang sembuh) sebanyak  16.244 orang. Sedangkan kasus meninggal dunia secara akumulatif sudah mencapai 929 orang.

Data kasus Covid-19 di atas sudah termasuk kasus positif baru harian yang bertambah lagi hari ini sebanyak 51 orang, pasien yang sembuh 36 orang, dan penderita meninggal dunia bertambah lagi sebanyak empat orang.

Penderita baru sebanyak 51 orang, meliputi warga Banda Aceh sebanyak 29 orang,  warga Aceh Utara dan Aceh Barat, sama-sama tujuh orang. Kemudian warga Aceh Besar sebanyak empat orang, Aceh Tamiang dua orang, warga Lhokseumawe dan Nagan Raya, masing-masing satu orang. “Pasien Covid-19 yang meninggal dunia bertambah lagi empat orang,” katanya.

Penderita Covid-19 yang dilaporkan meninggal tersebut, masing-masing tiga orang warga Kota Banda Aceh, dan seorang lagi warga Aceh Selatan. Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 9.577 orang. “Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 9.409 orang, sedang isolasi di rumah 144 orang, dan 24 orang sedang diisolasi di rumah sakit,” tutupnya. (mir/dan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved