Berita Bireuen
Belasan Remaja Putri Terjaring Razia WH Bireuen
Belasan remaja putri itu terjaring razia karena memakai pakaian ketat, dan beberapa remaja putra terjaring razia karena memakai celana pendek.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Belasan remaja putri dan beberapa remaja putra terjaring dalam razia yang digelar Wilayatul Hisbah (WH) Bireuen karena memakai pakaian ketat, sedangkan remaja putra memakai celana pendek.
Mereka terjaring razia yang digelar Satpol PP dan WH Bireuen di kawasan Cot Gapu, persisnya di depan kantor Bupati Bireuen pukul 16.00 WIB, Jumat (23/07/2021).
Amatan Serambinews.com, para remaja putri sebagian tidak mengetahui razia tentang pakaian ketat, mereka umumnya mengira sedang ada razia masker, setiba di kawasan tersebut yang memakai pakaian ketat umumnya celana diberhentikan dan diarahkan ke meja petugas.
Setiba disana dijelaskan, tim WH Bireuen menggelar razia terhadap orang-orang yang memakai pakaian ketat, setelah dijelaskan mereka diperingatkan dan menandatangani pernyataan yang telah disiapkan untuk tidak mengulang kembali.
Dalam razia tersebut selain anggota Satpol PP dan WH juga mengikutsertakan anggota Polsek Kota Juang dan Subdenpom Bireuen.
Anggota tim razia melihat setiap pengendara yang melintas terutama remaja putri yang sedang mengendarai sepeda motor.
Baca juga: Atlet Taekwondo Melawan Komite Olimpiade AS, Haknya Mewakili Haiti di Olimpiade Tokyo Ditahan
Baca juga: Kareena Kapoor Cerita Pernah Hidup Susah Setelah Terpisah dari Ayah, Jadi Anak Korban Perceraian
Baca juga: Kasus Pramugara Digerebek Selingkuh dengan Pramugari, Istri Sah Lega Suami Dipecat dari Pekerjaan
Kasatpol PP dan WH Bireuen, Chairullah Abed SE kepada Serambinews.com mengatakan, kegiatan tersebut melibatkan puluhan personil dari Satpol PP dan WH Bireuen serta jajaran Polsek serta Dansubdenpom Bireuen.
Pelaksanaan razia mengacu Qanun nomor 11 tahun 2002 tentang pelaksanaan aqidah dan syariat Islam sebagaimana dalam pasal 13 ayat 1 isinya setiap orang Islam wajib berbusana muslimah.
“Ada belasan orang diberhentikan dan diberi nasehat agar tidak lagi memakai pakaian ketat, pakailah pakaian muslimah,” ujar Chairullah.
Kasatpol PP dan WH Bireuen mengharapkan terutama remaja putri yang bepergian hendaknya memakai busana muslimah, begitu juga para laki-laki tidak bagus memakai celana pendek.
“Razia kita lakukan merupakan tindak lanjut beberapa kali pemantauan dimana sebagian remaja memakai pakaian ketat ada juga kaum laki-laki memakai celana pendek,” ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/remaja-putri-yang-terjaring.jpg)