Breaking News:

Olimpiade Tokyo 2020

Tak Mau Tanding Lawan Atlet Israel, Pejudo Aljazair Fethi Nourine Mundur dari Olimpiade Tokyo 2020

Keputusan itu diambil setelah undian yang membuat Fethi Nourine harus melakoni laga melawan atlet Israel, Tohar Butbul.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Safriadi Syahbuddin
Youtube/Judo
Atlet judo asal Aljazair, Fethi Nourine memutuskan mundur dari gelaran Olimpiade Tokyo 2020. 

SERAMBINEWS.COM, TOKYO - Atlet judo asal Aljazair, Fethi Nourine memutuskan mundur dari gelaran Olimpiade Tokyo 2020.

Keputusan itu diambil setelah undian yang membuat Fethi Nourine harus melakoni laga melawan atlet Israel, Tohar Butbul.

Sebelum bertarung melawan Tohar Butbul di babak kedua kelas 73 kg putra, Nourine akan mengadapi pe judo asal Sudan, Mohamed Abdalrasool pada Senin (26/7/2021).

Dengan keputusannya untuk mundur dari Olimpiade Tokyo 2020, maka Nourine juga tidak tampil melawan Mohamed Abdalrasool.

Pada hari Jumat (23/7/2021), Nourinhe mengatakan kepada wartawan Aljazair bahwa dirinya akan selalu mendukung terhadap perjuangan Palestina.

Oleh karena itu, Nourinhe menyebut tidak akan memungkinkan dirinya harus menghadapi pejudo Israel, Tohar Butbul.

Baca juga: 100 Atlet AS untuk Olimpiade Tokyo Tidak Divaksinasi Covid-19

Baca juga: Atlet Taekwondo Muslim Melawan Komite Olimpiade AS, Haknya Mewakili Haiti di Olimpiade Tokyo Ditahan

Baca juga: Taekwondo Putri Iran Pembelot Akan Menghadapi Atlet Negaranya di Olimpiade Tokyo

Dengan mundurnya Nourinhe, pe judo Sudan Abdalrasool dipastikan akan bertemu Butbul.

Federasi Judo Internasional (IJF) mengumumkan akan menjatuhkan sanksi untuk  Fethi Nourine dan pelatihnya Amar Benikhlef, karena mengundurkan diri dari Olimpiade untuk menghindari pertandingan melawan Israel.

Pengunduran diri Nourine itu, sebut IJF, sangat bertentangan dengan filosofi  federasi.

“Komite Eksekutif IJF menyerahkan kasus tersebut ke Komisi Disiplin IJF untuk penyelidikan lebih lanjut, penilaian dan sanksi akhir,” dikutip dari pernyataan IJF

IJF telah memulai penyelidikan dan memberi tahu Komite Olimpiade Aljazair dan Komite Olimpiade Internasional.

Menanggapi informasi tersebut, Komite Olimpiade Aljazair menarik akreditasi atlet dan pelatih.

Baca juga: Sejumlah Sponsor Olimpiade Tokyo Mengundurkan Diri dari Acara Pembukaan

Baca juga: Tim Medis dan Warga Jepang Khawatirkan Kasus Baru Covid-19 Meningkat, Selama Ajang Olimpiade

Mereka berencana untuk sesegera memulangkan Fethi Nourine dan pelatihnya Amar Benikhlef ke Tanah Air, dan menerapkan sanksi yang sesuai.

“IJF memiliki kebijakan non-diskriminasi yang ketat, mempromosikan solidaritas sebagai prinsip utama, diperkuat oleh nilai-nilai judo,” kata pernyataan itu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved