Rabu, 8 April 2026

Arab Saudi Kembali Buka Ibadah Umrah, 6.000 Jamaah Per Hari

Dia mengatakan, jamaah akan diterima berdasarkan protokol kesehatan untuk menjamin keamanan pengunjung Masjidil Haram.

Editor: Zaenal
AFP/FAYEZ NURELDINE
Para jamaah haji 2021 melakukan Tawat dengan mengelilingi Ka'bah, di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Sabtu (17/7/2021) malam. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH – Arab Saudi, mulai Minggu (25/7/2021), telah membuka kembali tempat-tempat suci umat Islam untuk melaksanakan ibadah umrah, menurut kantor berita negara SPA.

“Masjidil Haram siap menerima jamaah umrah pada Minggu, 25 Juli,” tulis SPA mengutip wakil kepala urusan Masjidil Haram, Saad bin Muhammad al-Muhaimid.

Dia mengatakan, jamaah akan diterima berdasarkan protokol kesehatan untuk menjamin keamanan pengunjung Masjidil Haram.

Para jamaah haji telah mengakhiri seluruh rangkaian prosesi ibadah haji pada hari Jumat (23/7/2021).

Ibadah haji wajib dilakukan setidaknya dilakukan sekali dalam seumur bagi seorang muslim yang memiliki kemampuan, untuk memenuhi salah satu dari lima rukun Islam.

Sebanyak 60.000 jamaah dari berbagai daerah di Arab Saudi, penduduk tetap maupun para pekerja asing, melaksanakan ibadah haji tahun ini.

Jumlah jamaah haji tahun ini lebih besar dari tahun 2020 lalu yang hanya melibatkan 10.000 jamaah.

Baca juga: Konsulat India Rayakan 75 Tahun Haji dengan Kerajaan Arab Saudi

Baca juga: Mendagri Arab Saudi Resmikan Pasukan Khusus Keamanan Haji dan Umrah

Sementara pada tahun 2019, atau sebelum pandemi Covid-19 melanda, jumlah jamaah haji mencapai 2 juta orang, menurut sumber resmi Kerajaan Saudi.

Sementara ibadah umrah adalah ziarah kecil sukarela ke Kota Suci Mekah yang dapat dilakukan umat Islam kapan saja sepanjang tahun.

Umrah ditangguhkan pada Februari tahun 2020 lalu karena kekhawatiran wabah virus corona.

Pada Oktober 2020, otoritas Saudi membuka kembali tempat-tempat suci umat Islam untuk umrah setelah enam bulan absen.

Karena pandemi, umrah dibatasi untuk orang Saudi dan penduduk asing kerajaan yang diizinkan untuk melakukan ritual di Masjidil Haram dengan kapasitas 30% atau 6.000 orang per hari.(Anadolu Agency)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved