Asrama Santri MUQ Pidie Terbakar
Sebanyak 48 ranjang, pakaian, lemari dan kitab milik santri Madrasah Ulumul Quran (MUQ) Kabupaten Pidie yang berada di Gampong Tijue
SIGLI - Sebanyak 48 ranjang, pakaian, lemari dan kitab milik santri Madrasah Ulumul Quran (MUQ) Kabupaten Pidie yang berada di Gampong Tijue, Sabtu (24/7/2021) ludes terbakar.
Ketua MUQ Pidie, Ustaz Saifullah SPdI kepada Serambi, Sabtu (24/7/2021) mengatakan, empat kamar santri putra atau 48 ranjang serta kelengkapan kitab dan pakaian yang tersimpan musnah terbakar. "Bisa jadi karena arus pendek. Tidak tertutup kemungkinan suhu panas dalam dua hari terakhir juga mempermudah terjadinya kebakaran pada material," jelasnya.
Selain itu, insiden kebakaran asrama putra MUQ ini luput dari pandangan masyarakat di sekitarnya. Apalagi, dalam suasana kondisi masih liburan Idul Adha 1442 H sehingga santri tidak berada di tempat, karena pulang ke kampung halaman masing-masing.
Musibah ini diketahui oleh seorang pengajar sekira pukul 08.00 WIB. Lalu, dilaporkan kepada pihak Armada Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk memadamkan sisa api dari berbagai sudut kamar. Sementara aktivitas pendidikan akan dilangsungkan kembali pada Senin (26/7/2021) besok.
"Hanya saja, pihak manajemen MUQ untuk sementara ini terpaksa memperpanjang masa liburan bagi santri putra seraya menunggu masa perbaikan gedung, dan beberapa fasilitas pendukung lainnya," jelasnya.
Ditambahkan Ustaz Saifullah, pihak MUQ berharap agar kepada wali santri untuk dapat sabar beberapa waktu ke depan. Hal ini seiring dengan upaya renovasi fasilitas empat kamar. "Soal warga yang hendak berdonasi, kami akan terus melakukan koordinasi dengan pimpina daerah," ungkapnya.(c43)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/muq-pidie-terbakar-2021.jpg)