Breaking News:

Berita Regional

Terganggu Tidur Karena Rengekan Anak Ingin Pipis, Ayah Muda Ini Tega Pukul Bayinya Hingga Tewas

Bayi berinisial CA yang masih berumur 3,5 tahun ini tewas di tangan ayahnya usai dianiaya secara sadis.

Editor: Saifullah
Shutterstock
Ilustrasi Kekerasan pada anak(Shutterstock). Seorang balita perempuan di Padang Panjang, Sumatera Barat menjadi korban penganiayaan ayahnya hingga akhirnya meninggal dunia. 

SERAMBINEWS.COM, PADANG - Bayi tidak berdosa kembali korban kebrutalan orang terdekatnya.

Kali ini, seorang anak perempuan yang masih berusia di bawah lima tahun menjadi korban keganasan sang ayah.

Bayi berinisial CA (3,5) ini tewas di tangan ayahnya usai dianiaya secara sadis.

Usai dianiaya, balita perempuan tersebut tak sadarkan diri dan dilarikan ke rumah sakit oleh kakak ipar sang ayah, namun nyawanya tak tertolong. 

Ayah kandungnya, IS (25), menganiaya korban dengan kejam. 

"Dari hasil pemeriksaan, ternyata korban sebelum dipukul sempat diceburkan kepalanya ke ember yang berisi air," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Padang Panjang, Iptu Ferlyanto Pratama yang dihubungi, Minggu (25/7/2021).

Baca juga: FAKTA Wanita 23 Tahun Bunuh dan Buang Bayi Usai Melahirkan, Takut Ketahuan Dihamili Pria Beristri

Ferlyanto mengatakan dari keterangan saksi, tersangka memang memiliki watak kasar dan diduga sering melakukan kekerasan kepada anak.

"Jadi memang karena sudah sifatnya kasar sehingga tega melakukan pemukulan pada anaknya sendiri," jelas Ferlyanto.

Bayi yang masih berumur 3,5 tahun ini dianiaya ayah kandungnya hanya gara-gara hal sepele yakni merengek karena ingin pipis.

Mendengar rengekan anaknya, IS bukannya mengayomi tapi malah memukul bayi CA di bagian punggung sebanyak tiga kali sehingga terbentur ke dinding rumahnya di Padang Panjang, Sumatera Barat, Jumat (23/7/2021).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved