Dipiloti Putra Aceh, Hercules Mendarat Perdana di Rembele
Pesawat Hercules C-130 milik TNI AU dengan nomor lambung A-1317 mendarat sempurna di Bandara Rembele,
REDELONG - Pesawat Hercules C-130 milik TNI AU dengan nomor lambung A-1317 mendarat sempurna di Bandara Rembele, Minggu (25/7/2021). Uji landing pesawat Hercules ini cukup menarik perhatian warga, karena baru kali ini pesawat berukuran besar tersebut mendarat di bandara tersebut.
Untuk diketahui, sejak diresmikan Presiden Jokowi tahun 2016 lalu, baru kali ini pesawat dengan bobot lebih kurang 15 ton mendarat di Bandara Rembele. Dan menariknya, pesawat Hercules C-130 itu dipiloti oleh putra Aceh, kelahiran Kota Lhokseumawe.
Pilot tersebut adalah Letkol Pnb Y Marvien Aryaka MSc. Hal itu diketahui berdasarkan pengakuan langsung dirinya kepada wartawan. Marvien Aryaka bahkan menyampaikan hal itu dalam bahasa Aceh. "Lon ureng Aceh cit, lahee di Lhokseumawe (Saya orang Aceh juga lahir di Lhoksemawe)," ujarnya singkat.
Berdasarkan keterangan kru pesawat tersebut, Letkol Pnb Y Marvien Aryaka lulus dari Akademi Angkatan Udara (AAU) pada tahun 2001.
Sementara terkait pendaratan Hercules di Bandara Rembele, itu dilakukan hanya sekedar untuk uji coba mendarat. Sebab rencananya, pesawat itu akan digunakan membawa pasukan TNI Batalyon Infanteri 114/SM yang akan bertugas di Papua. Pesawat akan berangkat dari Bandara Lanud Soewondo, Medan, Senin (26/7/2021) hari ini.
Karena itu, setiba di Bandara Rembel pukul 12.10 WIB kemarin, pesawat akan kembali lepas landas ke Bandara Lanud Soewondo pada pukul 14.30 WIB.
Letkol Pnb Y Marvien Aryaka saat ditanya wartawan membenarkan pesawat Hercules ini akan mengangkut pasukan TNI Batalyon Infanteri 114/SM yang ditugaskan ke Papua.
"Pesawat ini akan membawa pasukan Batalyon Infanteri 114/SM (besok). Jadi ada dua pesawat Hercules yang akan mengangkut pasukan. Saat ini pesawat satu lagi sudah berada Bandara Lanud Soewondo Medan,” ujarnya.
Terkait pendaratan perdana di Bandara Rembele, Letkol Pnb Y Marvien Aryaka mengatakan, sesuai prosedur, sebelum landing, pihaknya terlebih dahulu melakukan pengecekan data mengenai kondisi bandara. Di antaranya seperti ketebalan landasan pacu atau kemampuan bandara mengenai landing pesawat, dan data-data lain untuk memastikan pendaratan pesawat aman.
"Dari data yang kami kumpulkan dan hasil perhitungan kami, kemampuan bandara ini (Rembel) bisa membawa pesawat sekitar 141.000 pounds," jelasnya.
Menurut dia, keberhasilan pendaratan pesawat Hercules C-130 milik TNI AU di Bandara Rembele ini bisa mendukung program-program pemerintah ke depannya. "Seperti, apabila ada suatu kejadian yang memang membutuhkan pesawat TNI AU, sementara pesawat sipil kapasitas terbatas, bisa didukung pesawat TNI AU," terang dia.
Pantauan Serambi, tampak hadir menyaksikan lansung pendaratan perdana pesawat Hercules itu, di antaranya, Danlanud SIM, Kolonel Pnb Henri Ahmad Badawi, Plt Bupati Bener Meriah, Dailami, Dandim 0119/BM Letkol, Inf Valyan Tatyunis, Danyonif RK 114/SM, Letkol Inf Putra Negara dan Kepala UPBU Rembele, Faisal. Hadir juga, Wakil Ketua DPRK Bener Meriah, Anwar, Kepala Dinas Perhubungan Bener Meriah, Abdul Gani, serta pejabat lainnya.(bud)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pesawat-hercules-c-130-milik-tni-au-dengan-nomor-lambung-a-1317-mendarat-di-bandara-rembele.jpg)