Breaking News:

Luar Negeri

Lebih 140 Warga Palestina Terluka Ditembak Pasukan Israel dalam Bentrokan di Tepi Barat

Tentara Israel mengatakan bahwa "selama beberapa jam terakhir, kerusuhan terjadi di area pos terdepan Givat Eviatar, selatan Nablus."

Editor: Faisal Zamzami
AFP
Para pemuda Palestina melakukan demonstrasi saat pasukan khusus Israel melakukan operasi penangkapan di Jenin, Tepi Barat, Kamis (10/6/2021). 

Kementerian pertahanan Israel mengatakan akan mempelajari daerah itu untuk menilai apakah itu bisa, di bawah hukum Israel, dinyatakan sebagai tanah negara.

Jika itu terjadi, Israel kemudian dapat mengizinkan sebuah sekolah agama untuk dibangun di Eviatar, dengan tempat tinggal untuk staf dan siswanya.

Sekitar 475.000 pemukim Yahudi sekarang tinggal di Tepi Barat yang diduduki, yang telah diduduki Israel sejak 1967.

Seorang remaja Palestina tewas setelah ditembak oleh tentara Israel saat protes atas permukiman ilegal Israel di Tepi Barat yang diduduki, kata pihak berwenang Palestina, pada Sabtu (24/7/2021).

"Mohammed Munir al-Tamimi (17) menderita luka tembak, sesaat kemudian meninggal di rumah sakit," kata Kementerian Kesehatan Palestina, sehari setelah protes di desa Beita, Palestina.

Melansir Al Jazeera, media Palestina melaporkan, ratusan warga Palestina menghadiri pemakaman remaja itu di Tepi Barat yang diduduki.

Baca juga: Sudah Dua Pekan Nakes RSU Cut Meutia Jalani Isolasi Mandiri Karena Covid-19

Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Jokowi: Pertimbangkan Aspek Kesehatan hingga Ekonomi

Baca juga: Partai Aceh Keluarkan Tgk Muharuddin dari Kepengurusan PA, Karena Jabat Ketua Perindo Aceh

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Tribunnews.com dengan judul 140 Warga Palestina Terluka dalam Konfrontasi dengan Pasukan Israel di Tepi Barat, 

BACA BERITA PALESTINA LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved